Cari

Daerah

Rehab Rekon Tahap I Aceh Singkil, 43 Rumah Diperbaiki

Ali Karya, Plt Kadis PUPR Aceh Singkil |dok. Radio Xtrafm

ACEH SINGKIL — Sebanyak 43 rumah warga terdampak bencana hidrometeorologi November 2025 di Aceh Singkil diperbaiki.

Perbaikan berasal dari rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera.

Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Singkil Ali Karya mengatakan, puluhan rumah tersebut merupakan hasil verifikasi bersama BPBD dan Dinas PUPR. Pekerjaan ditargetkan selesai akhir tahun 2026.

Baca Juga : Data Penerima Rehab 613 Rumah di Aceh Singkil Akan Diuji Publik

“Untuk tahap pertama ada 43 unit rumah tersebar di sejumlah kecamatan. Saat ini progresnya sudah sekitar 80 persen dan ditargetkan tuntas akhir tahun ini,” kata Ali Karya saat ditemui di kantornya, Selasa, 27 Oktober 2026.

Dari 43 rumah, sebanyak 23 unit kategori rusak ringan. Masing-masing mendapat bantuan Rp15 juta, dengan total Rp345 juta.

Sedangkan 20 rumah lainnya masuk kategori rusak sedang dengan bantuan Rp30 juta per unit. Total bantuan untuk kategori ini mencapai Rp600 juta.

Baca juga : Data Penerima Bantuan Rehab Rumah Dipangkas, Warga Ujung Bawang Datangi Kantor Bupati

Dengan demikian, total anggaran yang digunakan pada tahap pertama mencapai hampir Rp1 miliar.

Ali mengatakan, data awal rumah terdampak yang masuk mencapai sekitar 703 unit. Namun, setelah dilakukan validasi langsung oleh BNPB ke Aceh Singkil, jumlah rumah yang memenuhi kriteria pada tahap pertama menjadi 43 unit.

“Untuk rumah rusak berat belum ada. Yang terverifikasi saat ini rusak ringan dan rusak sedang,” ujarnya.

Baca Juga : Kembali Diprotes Warga, Bupati Aceh Singkil Pastikan Cek Ulang Data Bantuan Rehab Rumah

Ali menjelaskan, dana bantuan yang berasal dari pemerintah pusat itu masuk ke rekening masing-masing penerima.

Selanjutnya, dana tersebut digunakan untuk membeli bahan bangunan melalui toko yang telah ditentukan.

“Uang masuk ke rekening pribadi, kemudian dikirim ke toko. Jadi toko yang membelikan bahan, kemudian bahan bangunan diantar ke rumah,” jelasnya.

Baca Juga : Bantuan Rumah Pascabanjir Aceh Singkil Dipertanyakan, LMND Minta Verifikasi Ulang

Menurut Ali, anggaran yang telah terserap untuk tahap pertama sebesar Rp945 juta dari total dana yang tersedia lebih dari Rp8 miliar.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu warga memperbaiki rumah sehingga kehidupan masyarakat terdampak bencana dapat kembali normal.

“Kami berharap masyarakat terbantu dengan bantuan pemerintah ini. Rumah bisa kembali nyaman ditempati seperti sediakala,” katanya.

Ali juga mengingatkan penerima agar menggunakan bantuan sesuai peruntukannya untuk memperbaiki rumah.

“Gunakan sesuai kebutuhan. Jangan sampai bantuan ini digunakan untuk keperluan lainnya,” pungkasnya.

Share

Komentar

Belum ada komentar.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Live Xtra Relax Time Haris