You are currently viewing Diduga Aksi 3 Maret Ditunggangi Kepentingan Elit Penguasa Aceh Singkil
Gambar Ilustrasi

Diduga Aksi 3 Maret Ditunggangi Kepentingan Elit Penguasa Aceh Singkil

ACEH SINGKIL – Pemerhati daerah, Budi Harjo, mengkritik rencana aksi demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret 2026 di Gedung DPRK Aceh Singkil.

Ia menduga aksi tersebut tidak sepenuhnya murni aspirasi masyarakat, melainkan sarat kepentingan elite kekuasaan.

“Jangan membungkus kepentingan politik dengan label perjuangan rakyat. Jika aksi ini digerakkan oleh aktor-aktor tertentu untuk tujuan kekuasaan, itu bentuk manipulasi demokrasi,” kata Budi di Aceh Singkil, Senin, 2 Maret 2026.

Menurut dia, pola mobilisasi massa yang terorganisasi serta isu yang dinilai digiring secara sepihak menguatkan dugaan adanya kepentingan politik di balik rencana demonstrasi tersebut.

Ia menilai, gerakan yang semestinya menjadi sarana kontrol sosial berpotensi berubah menjadi alat tekanan politik.

Budi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh narasi yang belum tentu mewakili kepentingan publik secara luas.

Ia juga meminta pihak penggagas aksi bersikap terbuka kepada publik, termasuk terkait dukungan dan pihak-pihak yang terlibat.

“Kalau memang murni aspirasi rakyat, sampaikan secara transparan siapa penggeraknya dan apa tuntutannya. Masyarakat berhak tahu,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterbukaan penting untuk menjaga situasi daerah tetap kondusif, terutama di tengah kebutuhan akan stabilitas pembangunan di Aceh Singkil.

Share

Tinggalkan Balasan