ACEH SINGKIL — Angin segar terus berhembus di sektor pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil. Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon menemui Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (Dirjen PAUD Dikdas dan PNFI) Gogot Suharwoto di Jakarta.
Pertemuan pada Rabu, 9 September 2026 itu membahas usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Aceh Singkil. Usulan tersebut mendapat respons positif dari pihak kementerian.
Meski mendapat respons positif, pembangunan SNT belum masuk tahap pelaksanaan. Saat ini, rencana tersebut masih dalam tahap usulan dan persiapan.
Baca Juga: Sertifikat Lahan Sekolah Rakyat Resmi Beralih ke Pemkab Aceh Singkil
Salah satu langkah yang diminta adalah pematangan lahan yang akan menjadi lokasi sekolah.
“Alhamdulillah, kami disambut baik oleh Bapak Dirjen. Kami langsung membahas pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi untuk Aceh Singkil dan mendapat respons yang sangat positif,” kata Oyon.
Oyon mengatakan Pemkab Aceh Singkil siap menindaklanjuti arahan dari Dirjen PAUD Dikdas dan PNFI. Lahan yang disiapkan untuk rencana pembangunan SNT berada di kawasan Makodim 0109/Aceh Singkil.
Baca Juga: Puluhan Siswa Baru Sekolah Rakyat Aceh Singkil Dititipkan ke Subulussalam
“Arahan dari Bapak Dirjen agar lahan segera dimatangkan. Kita siap menindaklanjutinya karena ini merupakan peluang besar bagi Aceh Singkil untuk memperkuat sektor pendidikan,” ujarnya.
Oyon menilai keberadaan SNT nantinya bukan hanya soal pembangunan gedung sekolah.
Menurutnya, sekolah tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Aceh Singkil.
Baca Juga: Sekolah Rakyat di Aceh Singkil Mulai Beroperasi
“Pendidikan adalah investasi untuk masa depan dan menjadi bagian dari visi dan misi kami, yaitu mewujudkan masyarakat yang cerdas,” katanya.
Pemkab Aceh Singkil, kata Oyon, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memenuhi berbagai tahapan yang diperlukan. Hal itu dilakukan agar usulan pembangunan SNT dapat direalisasikan.
“Kita terus berjuang untuk kemajuan Aceh Singkil, salah satunya melalui pendidikan. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Aceh Singkil agar SNT ini benar-benar terealisasi,” kata Oyon.
Dia berharap rencana pembangunan SNT tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang bagi generasi muda Aceh Singkil.
“Kita ingin setiap ikhtiar hari ini menjadi investasi bagi masa depan anak-anak Aceh Singkil,” pungkasnya.