You are currently viewing Anggota DPRA Usman IA Gelar Reses di Aceh Singkil

Anggota DPRA Usman IA Gelar Reses di Aceh Singkil

  • Post author:
  • Post category:Daerah
  • Post comments:0 Comments

ACEH SINGKIL – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Usman IA menggelar reses di Kabupaten Aceh Singkil.

Reses dilakukan guna menyerap aspirasi masyarakat, kondisi, keluhan maupun persoalan yang terjadi di daerah pemilihannya.

Reses dihadiri oleh anggota DPRK Aceh Singkil dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mursal Malau dan Merisya, Ketua PKS Aceh Singkil, Edwin Sunardi dan sejumlah masyarakat dari berbagai kecamatan.

Usman mengatakan ini merupakan reses pertama yang dilakukan usai terpilih menjadi anggota DPRA dari daerah pemilihan 9 meliputi Kabupaten Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Selatan dan Abdya.

“Alhamdulillah dan terima kasih kepada semua karena setelah terpilih baru dapat berjumpa langsung pada hari ini,” kata anggota Komisi VII DPRA.

Dirinya ingin mendengar aspirasi dari masyarakat, serta mengetahui persoalan yang terjadi di daerah namun yang perlu diingat saya ingin itu berupa fasilitas umum bukan pribadi dan dapat menjadi kenangan selama menjabat.

Dalam reses tersebut, Usman IA banyak menerima keluhan masyarakat seperti persoalan penyelesaian infrastruktur jalan Kuala Baru ke Bulohsema Aceh Selatan, isu buaya, banjir, sekolah, museum kebudayaan, minimnya kuota bantuan rumah dhuafa hingga permintaan penambahan Da’i perbatasan.

Salah seorang warga Gunung Meriah, Hasnan Manik mengatakan perlunya penyelesaian pembangunan jalan dari Kuala Baru ke Buloh Sema, Aceh Selatan.

Selain itu selaku Ketua Yayasan Lingkar Madani yang menaungi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) dan SMP IT, Ia berharap dukungan infrastruktur ruang belajar.

Hal itu supaya sejalan dengan projek dalam membangun sekolah islam yang representatif di Aceh Singkil.

Sementara Muslidar, warga Desa Pasar Kecamatan Singkil menungkapkan minimnya kuota rumah dhuafa dari provinsi untuk Aceh Singkil sembari berharap kuotanya bisa ditambah.

“Di bidah syariah, dimana wilayah Aceh Singkil yang berbatasan langsung dengan daerah non muslim diperlukan adanya penambahan Da’i perbatasan,” ujarnya.

Warga Singkil lainnya, Nasrin Pohan menyampaikan mengenai isu banjir, baitul mal dan penanganan buaya.

Menanggapi aspirasi masyarakat, Usman mengatakan jika semua anggota DPRA telah menyuarakan soal banjir yang terjadi di wilayah barat selatan, isu jalan hingga isu buaya yang bahkan sudah menjadi isu nasional.

Share

Tinggalkan Balasan