You are currently viewing Lantik Pengurus MAA, Ini Pesan Pj Bupati Aceh Singkil

Lantik Pengurus MAA, Ini Pesan Pj Bupati Aceh Singkil

ACEH SINGKIL – Penjabat Bupati Aceh Singkil Azmi meminta pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) harus mampu berperan lebih aktif dalam menjalankan fungsi adat dan mengembangkan kearifan lokal di tengah keberagaman adat.

“Mari kita jaga dan kembangkan adat di Aceh Singkil ini, sesuai dengan kebutuhan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan,” ujar Azmi saat melantik pengurus MAA periode 2024-2029 di Operation Room Kantor Bupati Aceh Singkil, Selasa 16 Januari 2024.

Sehingga kata dia, adat yang melekat di tengah-tengah masyarakat akan terus menjadi perekat dan pemersatu masyarakat.

Azmi mengatakan dalam menjalankan perannya, MAA memiliki empat fungsi penting yang harus dilakukan diantaranya: menegakkan semangat dalam menerapkan nilai-nilai hukum adat yang ber tata krama.

Kemudian, membangun dan mengendalikan sikap dan watak budaya Aceh yang damai untuk mencegah timbulnya potensi konflik ditengah masyarakat. Selanjutnya, menggali dan membina nilai-nilai adat budaya Aceh, agar dapat menjadi ikon dan sumber bagi kehidupan masyarakat.

Terakhir, menjadikan adat sebagai cara untuk menyelesaikan berbagai singketa yang terjadi di masyarakat. Sehingga menyelesaikan sengketa itu berdasarkan pada kearifan lokal dengan semangat membangun perdamaian.

Ia berharap pengurus yang baru dilantik ini dapat melakukan langkah-langkah dan merumuskan pemikiran yang mengarah kepada penguatan regulasi kelembagaan majelis adat Aceh itu sendiri.

“Dan juga dapat mengembangkan kelembgaanya dan mengoptimalkan fungsi nya. Agar MAA kedepan dapat lebih aktif memberikan kontribusi kepada penguatan adat di Aceh Singkil,” terangnya.

Berikut susunan pengurus yang dilantik itu antara lain: Ketua H Zakirun Pohan, Wakil ketua l, Riwayanto dan Wakil ketua ll, Sahibudin.

Ketua Bidang Hukum Adat, H Aslym Combih, Ketua Bidang Adat Istiadat, Sahbudin, Ketua Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengengembangan Adat, H M Yusuf Aceh.

Ketua Bidang Pusaka dan Khasanah Adat, Yasuddin. Dan Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan, Fauziah.

Share

Tinggalkan Balasan