You are currently viewing Kemenag Aceh Singkil Dorong Talenta Madrasah Tembus OMI Tingkat Nasional

Kemenag Aceh Singkil Dorong Talenta Madrasah Tembus OMI Tingkat Nasional

  • Post author:
  • Post category:Daerah
  • Post comments:0 Comments

ACEH SINGKIL — Sebanyak 221 siswa madrasah mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Aceh Singkil yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) setempat pada 7-9 September 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kankemenag Aceh Singkil tersebut diikuti peserta dari jenjang Madrasah Aliyah (MA)/SMA, Madrasah Tsanawiyah (MTs)/SMP, serta Madrasah Ibtidaiyah (MI)/SD.

Kepala Kankemenag Aceh Singkil, Azhar didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam, Kamaluddin memantau langsung pelaksanaan kompetisi yang dilaksanakan berbasis Computer Based Test (CBT) tersebut.

Baca Juga : Kemenag Aceh Singkil Tetapkan Zakat Fitrah 2026: Beras 2,8 Kg atau Rp114 Ribu per Jiwa

Azhar mengatakan OMI tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk mencari juara di tingkat kabupaten, tetapi juga menjadi sarana bagi madrasah untuk menemukan dan mengembangkan talenta siswa agar mampu bersaing hingga tingkat nasional.

“OMI ini bukan sekadar ajang meraih juara di tingkat kabupaten, melainkan batu loncatan yang strategis,” kata Azhar.

Ia berharap para peserta dapat mengerahkan kemampuan terbaik selama mengikuti kompetisi dan menjadikan OMI sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan akademik maupun keterampilan lainnya.

Baca Juga : Peringati HAB ke-80, Kemenag Aceh Singkil Gelar Bhakti Sosial di Mushalla Al Hidayah

“Kami menaruh harapan besar agar anak-anak didik kita mampu melaju hingga ke tingkat nasional dan mengharumkan nama Aceh Singkil di kancah yang lebih luas,” lanjutnya.

Menurut dia, pengembangan talenta madrasah juga perlu dibarengi dengan penguatan karakter serta kepedulian terhadap lingkungan.

Hal tersebut sejalan dengan tema OMI 2026, yakni “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.”

Baca Juga : Kemenag Aceh Singkil dan DPD AGPAII Gelar PAI Fair 2025, Ini Nama-nama Pemenangnya

Azhar mengungkapkan perpaduan nilai keislaman, penguasaan sains, dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan dapat menjadi fondasi dalam melahirkan generasi unggul dan berkarakter untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kankemenag Aceh Singkil, Kamaluddin menjelaskan OMI merupakan integrasi kompetisi sains dan riset madrasah yang sebelumnya diselenggarakan melalui Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES).

Ia mengatakan pelaksanaan OMI berpedoman pada petunjuk teknis yang ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Baca Juga : Motif Singkil Warnai Upacara HUT ke-80 RI, Ketua MAA Apresiasi Kemenag Aceh Singkil

“Melalui tema ini, para siswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan melalui pendekatan riset dan inovasi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Kamaluddin menyebutkan pelaksanaan OMI tingkat Kabupaten Aceh Singkil dilakukan secara bertahap berdasarkan jenjang pendidikan.
Untuk jenjang MA/SMA dilaksanakan pada Senin (7/9), kemudian MTs/SMP pada Selasa (8/9), dan MI/SD pada Rabu (9/9).

Ia menambahkan pelaksanaan kompetisi berbasis CBT tersebut berlangsung lancar, tertib, dan transparan.

Baca Juga : Kemenag Aceh Singkil Resmi Buka Matsama Tahun Ajaran Baru

Antusiasme peserta mengikuti ujian melalui perangkat komputer juga menunjukkan kesiapan siswa madrasah dalam memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran dan kompetisi.

Share

Tinggalkan Balasan