ACEH SINGKIL – Aksi pembacokan terjadi di Desa Sintuban Makmur, Kecamatan Danau Paris, Rabu malam, 27 Agustus 2025.
Seorang karyawan PT Delima Makmur, Wawan Andri Manik (28), warga Lae Butar, Gunung Meriah, harus dilarikan ke RSUD Aceh Singkil akibat luka serius setelah dibacok rekan kerjanya sendiri.
Pelaku berinisial UA (25), yang juga karyawan perusahaan tersebut, langsung melarikan diri usai kejadian.
Kasatreskrim Polres Aceh Singkil, AKP Darmi Arianto Manik, mengatakan peristiwa bermula sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban dan pelaku baru selesai bekerja lalu menuju lapangan bola di area perusahaan.
“Korban diduga mengucapkan kata-kata yang menyinggung perasaan pelaku. Keduanya sempat cekcok dan berkelahi. Meski sudah dilerai, korban kembali mengejek pelaku sehingga membuat pelaku tersulut emosi,” ujar Darmi, Kamis, 28 Agustus 2025.
Dalam kondisi marah, UA mengambil parang dari kendaraannya—biasanya dipakai untuk membabat rumput—lalu mengayunkannya ke arah kepala korban. Wawan sempat menangkis, tetapi tangannya terkena bacokan.
Korban mengalami luka bacok pada lengan kanan sepanjang 5,5 sentimeter, lebar 2,3 sentimeter, dengan kedalaman setengah sentimeter, serta lebam di kening akibat pukulan.
Polisi kini masih memburu pelaku yang kabur setelah kejadian.