You are currently viewing Kampung Silatong Aceh Singkil Ditetapkan Sebagai Kampung Demokrasi

Kampung Silatong Aceh Singkil Ditetapkan Sebagai Kampung Demokrasi

  • Post author:
  • Post category:Daerah
  • Post comments:0 Comments

ACEH SINGKIL – Kampung Silatong Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil ditetapkan sebagai Kampung Demokrasi.

Koordinator Divisi Pencegahan Parmas dan Humas Panwaslih Provinsi Aceh, Maitanur mengatakan Kampung Demokrasi merupakan salah satu program prioritas dari Bawaslu RI di Kabupaten Aceh Singkil.

Tujuan dari dibentuknya Kampung Demokrasi untuk meningkatkan partisipasi aktif warga dan membantu Panwaslih dalam pengawasan baik dalam upaya pencegahan maupun penanganan pelanggaran.

Ditetapkannya Kampung Silatong sebagai Kampung Demokrasi lantaran partisipasi warga yang tinggi saat pemilu lalu dan memiliki sumber daya manusia (SDM), dimana keuchik (kepala desa) merupakan salah satu staf Panwaslih kabupaten yang kemudian menjadi keuchik terpilih di kampung tersebut.

“Tentunya ini sangat mendukung kelanjutan proses peningkatan kapasitas di Kampung Demokrasi,” ujar Maitanur saat sosialisasi dan pembentukan Kampung Demokrasi pengawasan partisipatif di Gedung Langgeng Jaya Rimo, Senin, 25 November 2024.

Panwaslih berharap masyarakat agar lebih aktif berpartisipasi dalam pemilihan baik dalam pemilu, pileg, pilpres maupun pilkada.

“Pilihlah pemimpin berdasarkan visi, misi dan program kerja yang jelas yang berpihak kepada rakyat,” harapnya.

Maitanur turut mengingatkan masyarakat akan bahaya politik uang atau money politic. Money politic seperti wabah atau virus yang sangat sulit untuk dikendalikan.

Sebagai salah satu lembaga negara yang bertanggungjawab untuk menegakkan keadilan pemilu, kata dia, Panwaslih harus berikhtiar dengan melaksanakan program pencegahan dan peningkatan kapasitas masyarakat agar berani menolak politik uang.

Penjabat Bupati Aceh Singkil, Azmi mengatakan Pemkab sangat mendukung dan mendorong terbentuknya Kampung Demokrasi di Silatong supaya masayarakat cerdas dalam menerapkan dan memahami demokrasi.

“Penetapan Silatong sebagai Kampung Demokrasi sesuai dengan harapan bersama, dimana ini merupakan sebuah inisiatif untuk meningkatkan demokrasi bagi komunitas masyarakat, mengawasi demokrasi yang bebas, adil, jujur dan rahasia,” ujarnya.

Ditetapkannya Kampung Silatong sebagai Kampung Demokrasi diharapkan dapat mempersatukan masyarakat yang cerdas dalam berpolitik dan berdemokrasi.

“Jangan seperti dikampung lainnya, setelah selesai pilkada tercabik-cabik tatanan demokrasinya,”

Kampung Demokrasi kata dia, dimaksudkan sebagai bagian dari konsep relevan Indonesia saat ini dalam melibatkan masyarakat yang lebih demokratis, partisipatif dan bertanggung jawab.

Ia mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya di TPS pada Rabu, 27 November 2024 untuk memilih pemimpin Aceh Singkil.

“Diharapkan partisipasi warga Silatong 100 persen dalam menggunakan hak pilihnya. Harus kita salurkan hak suara kita, tidak boleh ada yang mengintimidasi, jangan sampai ada yang golput,” ungkapnya.

Keuchik Silatong, Habibi Bancin menyampaikan rasa terima kasih atas penunjukkan Kampung Silatong dalam kegiatan skala prioritas nasional sebagai Kampung Demokrasi.

“Kami mohon untuk menggunakan bahasa yang mudah dipahami, maklum kami orang kampung,” ujarnya.

Ia berharap kedepan dari Kampung Silatong bisa melahirkan pemimpin yang amanah, jujur, adil berpihak pada masyarakat, dari hadirnya Kampung Demokrasi.

Share

Tinggalkan Balasan