ACEH SINGKIL – Sejumlah polemik atau permasalahan pada rekrutmen Panitia Pengawas Lapangan (PPL) di Kecamatan Gunung Meriah hingga saat ini diduga belum tuntas.
Sebelumnya, rekrutmen Panitia Pengawas Lapangan pada sejumlah desa di Kecamatan Gunung Meriah mendapat kritikan tajam dari warga dan juga para peserta.
Pasalnya, sejumlah panitia pengawas lapangan yang lulus bukan merupakan pendaftar di desa itu, kendati demikian kabarnya kelulusan pada sejumlah desa yang salah itu sudah kembali di perbaiki.
Namun sayangnya, Panwaslihcam Kecamatan Gunung Meriah bahkan Panswaslih Kabupaten Aceh Singkil seakan tutup mata dengan permasalahan pada desa lain di Kecamatan Gunung Meriah.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Barisan Intelektual Muda Tanah Rencong (DPP BEM-TR), Muhammad Syariski, membongkar masih ada desa lain yang juga bermasalah.
“Hingga saat ini, masih ada PPL hasil rekrutmen beberapa waktu lalu yang juga bermasalah, terkhusus di Kecamatan Gunung Meriah,” Sebut Riski, Ahad, 20 Oktober 2024.
Salah satu contoh, tambah Riski, seperti yang terjadi di desa Blok 18, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Propinsi Aceh.
“Berdasarkan data yang kami dapatkan, Panitia Pengawas Lapangan (PPL) yang lulus di Desa blok 18 itu bukan merupakan pendaftar di desa tersebut, namun yang lulus merupakan pendaftar di desa lain,” terang Riski.
Dilanjutkannya, pada pengumuman waktu itu, hanya satu orang yang akan mengikuti tes wawancara di desa blok 18 itu. namun mirisnya, saat pengumuman kelulusan, PPL blok 18 yang lulus bukan merupakan pendaftar di Desa itu.
“Banyaknya permasalahan yang terjadi pada rekrutmen PPL di Kecamatan Gunung Meriah ini tentu menjadi pertanyaan besar bagi kita semua, kami menduga rekrutmen PPL tersebut merupakan sarat kepentingan bagi sejumlah oknum, baik oknum di Panwaslihcam bahkan oknum di Panwaslih Kabupaten,” tegas Riski.
Kami menduga, tambahnya, ini bukan hanya sekedar kesalahan administrasi, namun kami menduga ini merupakan kesengajaan oleh oknum – oknum tertentu.
“Kami meminta agar pihak terkait, baik APH atau Gakkumdu serta panwaslih Kabupaten agar segera melakukan tindakan tegas terhadap oknum yang bermain pada rekrutmen PPL itu,” pintanya.
Apalagi informasi yang kita terima, lanjutnya, sempat ada laporan dari salah seorang peserta PPL ke Panwaslih Kabupaten bahwa adanya dugaan tindakan pungli pada rekrutmen PPL tersebut.
“Kami mendesak agar Panwaslih Kabupaten dapat mengevaluasi kinerja Ketua Panwaslihcam Gunung Meriah atas ketidakbecusannya dalam melakukan perekrutan PPL tersebut,” desak Riski.