You are currently viewing Bappeda Aceh Singkil Ajak Masyarakat Ubah Mindset, Jangan Ngaku Miskin Untuk Dapat Bantuan
Kepala Bappeda Aceh Singkil, Ahmad Rivai saat menjadi narasumber Warta Pembangunan di Radio Xtra FM

Bappeda Aceh Singkil Ajak Masyarakat Ubah Mindset, Jangan Ngaku Miskin Untuk Dapat Bantuan

Aceh Singkil, Xtrafmsingkil.com – Status daerah termiskin yang disematkan pada Kabupaten Aceh Singkil menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Berbagai upaya terus dilakukan untuk melepaskan status tersebut. Salah satunya dengan pemberian Bantuan Sosial atau Bansos yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Aceh Singkil Ahmad Rivai mengatakan status daerah termiskin kontras dengan realita masyarakat yang terbilang mampu.

Faktanya masih banyak ditemui di tengah-tengah masyarakat penerima bantuan yang tidak tepat sasaran. Terdapat orang yang tidak berhak mendapatkan bantuan akan tetapi mendapatkan bantuan.

“Disisi lain ada istri dari pegawai negeri yang menerima bantuan, ini cukup kita sayangkan. Seharusnya orang seperti ini tidak mendaftarkan dirinya untuk menerima bantuan karena masih banyak orang lain yang sangat membutuhkan,” kata Rivai saat Diskusi Warta Pembangunan di Radio Xtra FM, Jumat 7 April 2023.

Menurutnya bukan SOP, Juklak maupun Juknisnya yang diperbaiki. Akan tetapi mindset masyarakat yang perlu diubah untuk diperbaiki.

“Ada saudara-saudara kita yang harus diubah pola pikirnya. Janganlah menerima kalau memang bukan hakim mereka,” tegasnya.

Bahkan kata dia, pada saat Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) oleh Badan Pusat Statistik, pihaknya sudah sampaikan kelemahan, kenapa Aceh Singkil tetap menjadi daerah termiskin di Provinsi Aceh.

“Tapi mohon maaf hampir rata-rata masyarakat kita punya kendaraan sepeda motor dan mobil. Rasanya kita tidak layak disebut daerah termiskin di Provinsi Aceh. Bahkan orang dari luar Aceh dari Sumatera Utara, mereka terkejut kok Aceh Singkil termiskin,” ungkapnya.

Untuk itu Ia menghimbau kepada masyarakat, jika sedang disurvei jangan mengaku-ngaku miskin. Jangan seolah-olah setiap kali ada survei itu untuk bantuan.

“Marilah kita mengubah mindest. Kalau tidak, maka akan begini-begini saja Aceh Singkil,” demikian kata Rivai.

Sesuai arahan pimpinan daerah, pihaknya akan terus melakukan monitoring evaluasi terhadap penerima bantuan untuk perbaikan data kedepannya.

Share

Tinggalkan Balasan