ACEH SINGKIL — Bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berupa daging meugang mulai disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil, menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Untuk memenuhi kebutuhan warga, sebanyak 20 ekor sapi dan kerbau telah disembelih.
Setiap kepala keluarga (KK) diperkirakan menerima sekitar 7 ons daging dengan nilai sekitar Rp90 ribu per paket.
Distribusi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan aparatur desa dan panitia setempat.
Penyedia daging meugang di wilayah Kecamatan Singkil, Daman Meuraxa, mengatakan proses penyaluran telah dimulai sejak Selasa dan masih berlangsung hingga Rabu, 18 Februari 2026.
“Pembagian daging meugang sudah disalurkan sejak kemarin dan hingga hari ini masih terus berjalan,” kata Daman.
Menurut Daman, dari total 16 desa di Kecamatan Singkil, sebanyak 12 desa telah menerima bantuan daging meugang.
Sementara empat desa lainnya masih dalam proses penyembelihan dan pencincangan daging sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
“Masih ada empat desa lagi yang sedang proses pemotongan dan pencincangan. Kami upayakan seluruhnya selesai agar warga bisa menerima bantuan sebelum Ramadan,” ujarnya.
Tradisi meugang merupakan bagian penting dari budaya masyarakat Aceh menjelang bulan puasa.
Momentum ini biasanya dimanfaatkan warga untuk memasak dan menikmati hidangan daging bersama keluarga.
Karena itu, bantuan daging meugang dari pemerintah pusat disambut antusias oleh masyarakat.
Selain menjaga tradisi, penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Pantauan di lapangan menunjukkan proses penyembelihan hingga pendistribusian berjalan tertib dan tepat sasaran.