Cari

Daerah

Investasi Nagan Raya Rp41 M, Sawit Jadi Penyumbang Terbesar

Teuku Raja Keumangan, Bupati Nagan Raya
Teuku Raja Keumangan, Bupati Nagan Raya. lDok.Istimewa

NAGAN RAYA – Realisasi investasi di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mencapai Rp41,05 miliar pada Triwulan III 2026. Sektor perkebunan dan industri pengolahan kelapa sawit menjadi penyumbang terbesar.

Pemkab Nagan Raya mencatat total investasi periode Juli-September 2026 mencapai Rp41.054.290.651.

Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan (TRK) mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Baca Juga: Ratusan Petani Sawit Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS di Medan

“Capaian ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun iklim investasi yang kondusif,” kata TRK dalam keterangannya di Suka Makmue, Sabtu, 17 Oktober 2026.

TRK menyebut investasi tidak hanya dilihat dari besarnya modal yang masuk, tetapi juga manfaatnya bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

“Fokus kami tidak hanya pada nilai investasi, tetapi juga pada penyerapan tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Kepala DPMPTSP Nagan Raya merangkap Plt Sekda Nagan Raya, Hizbulwatan, mengatakan investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) Rp19,73 miliar atau 48% dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp21,32 miliar atau 52%.

Sektor perkebunan dan pertanian kelapa sawit menjadi penyumbang terbesar dengan nilai investasi Rp24,52 miliar. Disusul industri minyak mentah kelapa sawit atau CPO sebesar Rp13,96 miliar.

Sementara itu, investasi di sektor pembangkitan tenaga listrik mencapai Rp1,57 miliar. Kemudian angkutan bermotor untuk barang umum Rp381,10 juta dan pertambangan batu bara Rp286,09 juta.

Ada pula investasi pada industri produk dari batu bara Rp282,47 juta, perdagangan besar bahan bakar Rp55,36 juta, serta aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian Rp6,30 juta.

Untuk PMDN, investasi tahap konstruksi mencapai Rp11,52 miliar atau sekitar 54%. Sedangkan investasi tahap produksi sebesar Rp9,80 miliar atau sekitar 46%.

Pemkab Nagan Raya kata dia, akan terus meningkatkan pelayanan kepada investor melalui proses yang cepat, transparan, dan akuntabel.

Share

Komentar

Belum ada komentar.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Live Musik Malam Dafi Orlando