ACEH SINGKIL — Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil mengusulkan pembangunan jembatan perintis di Desa Kuta Simboling, Kecamatan Singkil sebagai solusi untuk membuka kembali akses masyarakat setelah tiga jembatan kayu putus diterjang banjir.
Penjabat Sekretaris Daerah Aceh Singkil, Edy Widodo mengatakan usulan pembangunan jembatan tersebut akan disampaikan kepada Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam).
“Kita akan mengusulkan pembuatan jembatan perintis ke Pangdam,” kata Edy saat meninjau kondisi jembatan bersama Bupati Aceh Singkil dan Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR), kemarin.
Baca Juga : Pemkab Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Kantor FKUB Aceh Singkil
Edy mengatakan tiga jembatan kayu di Desa Kuta Simboling putus akibat diterjang banjir pada Ahad (4/10/2026) lalu.
Menurut dia, pembangunan jembatan perintis sangat dibutuhkan karena akses tersebut menjadi jalur masyarakat menuju masjid, kebun, dan sejumlah fasilitas lainnya.
“Kita berharap usulan ini dapat direspons dengan cepat karena masyarakat sangat membutuhkan akses penyeberangan,” ujarnya.
Baca Juga : Pemkab Aceh Singkil Tetapkan 6 Prioritas Pembangunan di Musrenbang Tingkat Kabupaten
Ia mengatakan aliran sungai di wilayah Desa Kuta Simboling kerap meluap ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai.
“Kepada masyarakat untuk selalu siaga dan waspada ketika curah hujan tinggi, terutama para orang tua untuk menjaga anak-anaknya jangan terlalu bebas, khawatir kita terbawa arus,” kata Edy.
Sebagai langkah sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil telah menyiagakan dua unit perahu untuk membantu warga menyeberangi sungai.
“Perahu ini akan terus kita siagakan sampai jembatan baru terbangun,” jelasnya.
Edy menambahkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD juga disiagakan setiap hari untuk membantu proses penyeberangan masyarakat.
“Personel dari Tim Reaksi Cepat BPBD bersiaga setiap hari, dari pagi sampai sore hari,” demikian kata Edy.

Komentar
Belum ada komentar.