You are currently viewing Pemkab Aceh Singkil Tetapkan 6 Prioritas Pembangunan di Musrenbang Tingkat Kabupaten
Musrenbang tingkat Kabupaten Aceh Singkil

Pemkab Aceh Singkil Tetapkan 6 Prioritas Pembangunan di Musrenbang Tingkat Kabupaten

ACEH SINGKIL – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menetapkan enam prioritas pembangunan pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten tahun 2024.

Penjabat Bupati Aceh Singkil Azmi, Selasa (2/4/2024), mengatakan enam prioritas pembangunan merupakan Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten (RKPK) Aceh Singkil tahun 2025.

Adapun enam prioritas pembangunan di tahun 2025 yakni; peningkatan desain sumber daya manusia dan pelayanan publik, peningkatan sarana dan prasarana pelayanan dasar, penurunan angka kemiskinan.

Kemudian, meningkatkan industri kepariwisataan, pertanian dan perdagangan, meningkatkan infrastruktur yang terintegrasi dan meningkatkan mitigasi bencana serta pelestarian lingkungan hidup.

Menurutnya pembangunan yang direncanakan harus memperhatikan kebutuhan masyarakat serta dapat menyelesaikan permasalahan yang ada agar Aceh Singkil dapat terbebas dari belenggu kemiskinan.

Disamping itu Ia juga menekankan pentingnya memajukan pendidikan, meningkatkan kesehatan masyarakat serta mengatasi permasalahan dasar seperti air bersih.

“Untuk kemajuan daerah kita tercinta ini, mari sama-sama kita berbenah dan mengurangi ego sektoral agar pembangunan yang direncanakan bisa berkesinambungan dan berdampak terhadap masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan di Aceh Singkil tidak akan berjalan lancar jika hanya mengharapkan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) saja. Pasalnya APBK yang didapat oleh kabupaten terbilang kecil.

Oleh karena itu bantuan dari APBA provinsi sangat diperlukan. “Melalui forum ini, kami memiliki pesan kepada pemerintah Provinsi Aceh untuk konsisten melaksanakan pembangunan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi,” imbuhnya.

Ia sangat berharap pembangunan yang menjadi kewenangan provinsi yang belum selesai agar segera dituntaskan guna percepatan perekonomian di Aceh Singkil.

“Kami ulangi, kami berharap pembangunan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi Aceh, baik yang telah direncanakan dan telah dimulai tapi belum selesai dapat segera dituntaskan,” harapnya.

Dalam musrenbang tingkat kabupaten ini beriringan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Aceh Singkil untuk 20 tahun kedepan, 2025 – 2045.

RPJPD ini akan ditetapkan melalui peraturan daerah atau qanun, dimana nantinya akan diterjemahkan oleh para calon kepala daerah ke dalam visi misinya.

Share

Tinggalkan Balasan