ACEH SINGKIL — Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, mewanti-wanti jajarannya agar tidak main-main dalam mendata pelaku usaha yang menjadi korban banjir.
Ia menegaskan, verifikasi data penerima bantuan harus objektif, akurat, dan bebas dari unsur kedekatan.
Pesan tegas ini disampaikannya saat memimpin Rapat Verifikasi dan Validasi Pelaku Usaha Terdampak Banjir Hidrometeorologi di Op-Room Kantor Bupati Aceh Singkil, Jumat (18/9/2026).
Baca Juga : Bupati Aceh Singkil Terima Bantuan PT Delima Makmur untuk Korban Banjir
Bagi Oyon, urusan data bukan sekadar kegiatan administratif atau ketik-mengetik di atas kertas, melainkan menyangkut hak masyarakat yang sedang kesulitan.
“Jangan sampai data dipengaruhi hubungan keluarga, kedekatan, tekanan, ataupun kepentingan pihak tertentu. Yang kita ukur adalah fakta dan kondisi nyata. Data harus benar, proses harus bersih, dan hasilnya harus dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Oyon.
Dalam rapat yang turut dihadiri Ketua MPU, Pj Sekda, jajaran Kepala Dinas, 7 Camat, dan 58 Keuchik (kepala desa) ini, bupati menaruh harapan besar pada aparat kewilayahan.
Baca Juga : Terobos Banjir, Iwapi Aceh Singkil Salurkan Bantuan untuk Warga
Sebagai pihak yang paling tahu kondisi akar rumput, camat dan keuchik diminta buka-bukaan dan jujur dalam membantu tim verifikator.
Setiap data yang masuk harus punya bukti kuat. Mulai dari kejelasan identitas, lokasi usaha, hingga seberapa parah kerugian yang dialami.
“Pastikan masyarakat yang benar-benar terdampak tidak terlewat dan yang tidak memenuhi kriteria jangan dimasukkan. Jangan ada yang ditutupi, tapi jangan juga ada data ‘titipan’ tanpa alasan dan bukti kuat,” imbuhnya.
Baca Juga : Koperasi RSSM Bantu Korban Banjir di Aceh Singkil
Oyon tidak ingin ada warga yang benar-benar jadi korban malah gigit jari hanya karena proses pendataan yang asal-asalan.
Ia kembali mengingatkan bahwa pemerintah sedang memastikan hak warga, bukan sekadar menyusun daftar nama.
“Kita pedomani saja Petunjuk Teknis (Juknis) yang sudah ada, maka insyaallah proses verifikasi dan validasi pasti akan terlaksana dengan baik,” pungkasnya.