You are currently viewing Kadisdik Aceh Singkil Janji Bantu Guru TK yang Belum Sertifikasi

Kadisdik Aceh Singkil Janji Bantu Guru TK yang Belum Sertifikasi

ACEH SINGKIL – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Syam’un Nasution, memastikan pihaknya akan membantu para guru TK dan PAUD yang belum memperoleh sertifikasi maupun belum terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal itu disampaikan Syam’un Nasution saat menghadiri kegiatan Gelar Karya dan Seni serta pelepasan siswa TK Bustanul Athfal (BA) Aisyiyah Tulaan di Gedung Langgeng Jaya, Kecamatan Gunung Meriah, Kamis, 21 Mei 2026.

“Kalau ada guru yang belum masuk Dapodik atau belum sertifikasi nanti akan dibantu,” kata Syam’un dalam sambutannya.

Menurut dia, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas lembaga PAUD di Aceh Singkil.

Syam’un menyebutkan, saat ini terdapat 137 TK dan PAUD di Aceh Singkil, namun hanya sekitar 20 sekolah yang berstatus negeri. Hal tersebut diakibatkan oleh berbagai persoalan internal.

“Kami berharap sekolah dan yayasan bisa terus berkolaborasi meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi TK BA Aisyiyah Tulaan yang dinilai berhasil menjalankan program pendidikan dengan baik hingga meraih akreditasi A.

“Saya tidak bangga dengan bangunan atau besi yang kokoh, tapi saya bangga dengan pendidikan,” kata Syam’un.

Sementara itu, Kepala TK BA Aisyiyah Tulaan, Rodiyah, mengatakan jumlah siswa yang mengikuti pelepasan tahun ini sebanyak 74 anak dengan dukungan 14 tenaga pendidik yang seluruhnya masih berstatus honor.

Dari jumlah tersebut, 10 guru telah memiliki sertifikasi, sedangkan empat lainnya masih dalam proses.

Rodiyah, mengatakan anak didik saat ini merupakan generasi penerus bangsa yang harus dibekali pendidikan karakter sejak dini.

Menurutnya, hampir seluruh program sekolah berhasil dijalankan berkat dukungan orang tua siswa.

“Alhamdulillah 99 persen program sekolah terlaksana. Dukungan wali murid luar biasa,” ujarnya.

Selain kegiatan belajar mengajar, sekolah juga memiliki program infak Jumat yang disalurkan untuk korban banjir dan kegiatan sosial seperti kunjungan ke panti asuhan.

“Anak-anak dilatih sejak dini untuk gemar bersedekah dan beramal,” katanya.

Kegiatan pelepasan siswa tersebut diikuti 74 murid dan dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni bertema “Satu Panggung, Seribu Warna Keceriaan”.

Share

Tinggalkan Balasan