You are currently viewing Satu Rumah di Pandan Sari Aceh Singkil Terbakar

Satu Rumah di Pandan Sari Aceh Singkil Terbakar

ACEH SINGKIL – Satu unit rumah milik warga di Desa Pandan Sari, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, dilalap si jago merah pada Selasa (24/3/2026) pagi.

Polisi turun tangan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kebakaran.

Personel Sat Reskrim Polres Aceh Singkil bersama Unit Tipidter dan tim Identifikasi melakukan olah TKP sekitar pukul 13.00 WIB.

Langkah ini dilakukan guna memastikan penyebab kebakaran sekaligus mengumpulkan barang bukti di lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa itu diawali dengan suara ledakan dari dalam rumah korban, yang kemudian memicu munculnya api dan dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah.

Sekitar pukul 09.30 WIB, saksi Poniran (40) melihat asap tebal membumbung dari rumah tersebut.

Ia segera melaporkan kejadian itu ke perangkat desa dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Tak lama berselang, satu unit mobil Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung melakukan pemadaman.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB setelah petugas Damkar dibantu personel kepolisian dan warga setempat berjibaku memadamkan kobaran api.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono melalui Kasi Humas IPDA Azhari Surya mengatakan, rumah tersebut diketahui milik Zulkifli (52), seorang wiraswasta.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.

Polisi juga telah meminta keterangan dari dua saksi, yakni Cahyati (35) dan Poniran (40), yang merupakan warga setempat.

Dari hasil olah TKP sementara, kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik di bagian dapur yang kemudian menyebabkan ledakan tabung gas.

Petugas turut mengamankan barang bukti berupa dua tabung gas dalam kondisi terbakar serta satu unit meteran listrik yang hangus.
Akibat peristiwa ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp250 juta.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan instalasi listrik dan penggunaan gas rumah tangga, guna mencegah kejadian serupa terulang.

 

Share

Tinggalkan Balasan