You are currently viewing Dinkes: 11 Dapur SPPG di Aceh Singkil Belum Kantongi SLHS

Dinkes: 11 Dapur SPPG di Aceh Singkil Belum Kantongi SLHS

  • Post author:
  • Post category:Daerah
  • Post comments:0 Comments

ACEH SINGKIL — Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil menyebut sebagian besar dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu belum mengantongi Sertifikat Layak Higiene Sanitasi (SLHS).

Dari 13 dapur yang telah beroperasi, baru dua dapur dinyatakan memiliki sertifikat tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Aceh Singkil, Mursal, mengatakan dua dapur yang sudah memperoleh SLHS berada di Blok VI Baru dan Singkil Utara.

“Selebihnya masih dalam proses penilaian Indikator Kesehatan Lingkungan (IKL),” kata Mursal usai mengecek insiden puluhan santri tumbang yang dirawat di RSUD Aceh Singkil, Rabu malam, 11 Februari 2026.

Menurut dia, sertifikat SLHS hanya diberikan setelah seluruh indikator IKL terpenuhi.

Dinas kesehatan, kata dia, telah melakukan inspeksi berulang pada sejumlah dapur SPPG, namun sebagian belum lolos penilaian.

“Ada yang sudah satu kali, dua kali, bahkan tiga kali inspeksi, tapi masih belum memenuhi syarat,” ujarnya.

Mursal menegaskan pengelola dapur yang belum memiliki SLHS diminta segera melengkapi seluruh persyaratan pada formulir IKL.

Jika indikator tidak terpenuhi, dapur tidak akan mendapatkan sertifikat laik higiene sanitasi.

Ia juga mengungkapkan dapur milik Yayasan Nasabe Sajan Yatim yang menyalurkan MBG kepada puluhan santri yang diduga keracunan, belum memiliki SLHS.

“Untuk yayasan tersebut, kami belum menerima data apa pun terkait dapur MBG ini,” kata dia.

Share

Tinggalkan Balasan