ACEH SINGKIL — Polres Aceh Singkil menggelar Operasi Keselamatan Seulawah 2026 sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas yang menunjukkan tren peningkatan dalam dua tahun terakhir.
Operasi ini juga ditujukan untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Apel gelar pasukan operasi tersebut dilaksanakan di Lapangan Upacara Presisi Mapolres Aceh Singkil, Senin, 2 Februari 2026.
Wakapolres Aceh Singkil, Komisaris Polisi Tasmin, bertindak sebagai inspektur apel dan diikuti personel Polres Aceh Singkil serta unsur instansi terkait.
Dalam amanat Kapolda Aceh yang dibacakan Tasmin, disebutkan bahwa situasi lalu lintas di Aceh memerlukan perhatian serius, terutama pascabencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah.
Bencana tersebut berdampak pada kerusakan jalan, terputusnya jembatan, serta keterbatasan akses yang mengganggu mobilitas masyarakat dan arus distribusi logistik.
Kondisi itu diperparah dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan data kepolisian, jumlah kecelakaan lalu lintas di Aceh pada 2024 tercatat sebanyak 46 kejadian. Angka tersebut meningkat menjadi 57 kejadian pada 2025 atau naik 11 kejadian, setara 24 persen.
Dari sisi korban, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 15 orang. Sementara korban luka berat meningkat dari 5 orang menjadi 11 orang, atau naik 120 persen. Korban luka ringan juga naik dari 59 orang menjadi 66 orang.
Data tersebut menunjukkan tingkat keselamatan dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas masih perlu ditingkatkan, terutama untuk menekan angka fatalitas kecelakaan.
Karena itu, melalui Operasi Keselamatan Seulawah 2026, Polres Aceh Singkil bersama instansi terkait melakukan langkah antisipatif secara terpadu.
Personel diminta melakukan deteksi dini dan pemetaan titik rawan pelanggaran, kecelakaan, dan kemacetan, serta meningkatkan sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.
Selain itu, kepolisian juga melakukan pemeriksaan jalan terpadu bersama instansi terkait, meliputi pemeriksaan administrasi dan teknis kendaraan serta kesehatan pengemudi.
Penegakan hukum dilakukan terhadap pelanggaran lalu lintas, termasuk penggunaan kendaraan pribadi sebagai angkutan umum ilegal.
Penindakan dilaksanakan secara humanis melalui penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile, disertai teguran yang bersifat edukatif.
Polres Aceh Singkil berharap Operasi Keselamatan Seulawah 2026 dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.