ACEH SINGKIL — Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Singkil menggelar Pelatihan Menulis Kreatif pada Kamis (10/7/2025), yang diikuti oleh puluhan pelajar, mahasiswa, dan pemuda dari berbagai wilayah di Aceh Singkil.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat literasi serta membekali generasi muda dengan keterampilan menulis yang inspiratif dan produktif.
Pelatihan menghadirkan penulis produktif asal Aceh, Sadri Ondang Jaya yang telah menerbitkan 13 judul buku lintas genre.
Dalam sesi materinya, Sadri membagikan kiat menulis dan motivasi yang dibutuhkan agar tetap konsisten berkarya, termasuk pentingnya membaca sebagai sumber ide dan referensi.
“Jangan pernah menyerah untuk menulis, dan seringlah membaca karya orang lain. Dari sanalah ide dan gaya menulis akan terbentuk dengan sendirinya,” ujar Sadri kepada para peserta yang tampak antusias.
Suasana dialog interaktif juga tercipta saat sesi tanya-jawab. Salah satunya datang dari Aulia, siswi kelas XII SMAN Gunung Meriah, yang bertanya mengenai cara mengatasi kebuntuan saat menulis.
Sadri pun menjelaskan bahwa kondisi tersebut wajar dialami penulis. Ia menyarankan agar penulis memberi ruang pada dirinya untuk beristirahat, mengganti suasana, atau melakukan hal-hal yang bisa membangkitkan kembali inspirasi.
“Mood menulis itu penting. Jangan dipaksakan. Kadang cukup dengan menyendiri sejenak atau berjalan-jalan, pikiran bisa kembali segar,” katanya.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh Singkil, Ali Hasmi dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi pihaknya dalam menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda.
“Ini adalah pemantik agar para pemuda Aceh Singkil mampu menuangkan ide-ide kreatif dalam bentuk tulisan yang bernilai,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi wujud dukungan terhadap program literasi nasional, serta memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang publik yang terbuka, inklusif, dan inspiratif.