You are currently viewing Dispusip Aceh Singkil Latih Mahasiswa STIP Yashafa Buat Sabun Ramah Lingkungan dari Ekoenzim

Dispusip Aceh Singkil Latih Mahasiswa STIP Yashafa Buat Sabun Ramah Lingkungan dari Ekoenzim

ACEH SINGKIL – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Aceh Singkil menggelar pelatihan pembuatan sabun cuci piring ramah lingkungan bagi puluhan mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Yashafa, Rabu (10/7/2025).

Pelatihan ini merupakan bagian dari program inklusi yang telah dimulai tahun sebelumnya, dengan fokus pada pemanfaatan cairan ekoenzim.

Kali ini, peserta dibimbing membuat produk turunan berupa sabun cuci piring berbahan dasar ekoenzim yang bersifat biodegradable dan tidak mencemari lingkungan.

“Jadi adik-adik mahasiswa ini kami latih membuat sabun cuci piring yang berbahan dasar alami. Ini akan sangat berguna, terutama untuk praktik dan pengabdian di masyarakat,” ujar Marlinda, Kepala Bidang Perpustakaan Dispusip Aceh Singkil.

Trainer pelatihan, Suci Haryanti, menjelaskan bahwa sabun yang dibuat merupakan pengembangan dari larutan ekoenzim yang telah diperkenalkan sebelumnya. Sabun ini juga bisa digunakan untuk mencuci pakaian dan tangan.

“Produk ini menggunakan bahan utama seperti methyl ester sulfonate (MES) dari minyak nabati, ekoenzim, air, serta tambahan gliserin dan komboster. Selain ramah lingkungan, sabun ini juga aman untuk kulit karena tidak mengandung pewarna maupun pengawet,” jelasnya.

Gliserin berfungsi melembutkan kulit saat mencuci, sementara komboster ditambahkan untuk meningkatkan busa. Keunggulan lainnya, sabun ini bisa dibuat secara mandiri dengan biaya yang lebih hemat.

Rafi Pratama, mahasiswa Jurusan Agro Teknologi STIP Yashafa, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa.

“Ini ilmu yang bisa langsung kami terapkan di lapangan, terutama saat pengabdian masyarakat atau Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kami berharap bisa ikut menyebarluaskan inovasi ini ke masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk ramah lingkungan yang bisa membantu perekonomian keluarga.

“Daripada membeli sabun, lebih baik membuatnya sendiri. Selain hemat, juga bisa menjadi peluang usaha,” pungkasnya.

Share

Tinggalkan Balasan