You are currently viewing 32 Warga Aceh Singkil Terjangkit DBD, Dinkes Imbau Lakukan PHBS dan PSN
Petugas Dinkes Aceh Singkil lakukan fogging

32 Warga Aceh Singkil Terjangkit DBD, Dinkes Imbau Lakukan PHBS dan PSN

ACEH SINGKIL – Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Singkil mencatat sebanyak 32 kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi di wilayahnya sepanjang periode Januari hingga April 2025.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Mursal mengatakan ada tiga kecamatan dengan jumlah kasus tertinggi masing-masing Simpang Kanan, Gunung Meriah dan Singkil Utara.

“Ada juga di Kecamatan Suro, Singkil dan Singkohor, tapi itu tidak banyak,” sebut Mursal kepada wartawan, Rabu, 14 Mei 2025.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinkes, kelompok usia 4-15 tahun dan 17-40 tahun menjadi rentang usia yang paling banyak terserang penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti.

Dari 32 kasus yang tercacat, pasien laki-laki mendominasi dengan jumlah 19 orang dan perempuan 13 orang.

Menyikapi hal tersebut, Dinkes sebutnya telah melakukan upaya fogging di sejumlah titik.

Disisi lain Mursal mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan aktif melakukan upaya pencegahan DBD di lingkungan masing-masing.

“Fogging bukan yang utama, yang utama adalah pemberantasan sarang nyamuk, masyarakat disini dituntut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Seperti menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, dan menyingkirkan barang-barang bekas yang dapat menampung air.

Share

Tinggalkan Balasan