ACEH SINGKIL – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Singkil menyelenggarakan deklarasi kampanye damai dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Pilkada serentak 2024.
Deklarasi kampanye damai itu berlangsung di Lapangan Alun-alun Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil.
Paslon nomor urut 1, Safriadi Oyon-Hamzah Sulaiman dan paslon nomor urut 2, Dulmusrid-Al Hidayat membacakan deklarasi yang dipimpin Ketua KIP Aceh Singkil, M Nasir.
Dilanjutkan dengan penandatanganan naskah deklarasi oleh masing-masing paslon dan forkopimda.
M Nasir mengatakan deklarasi ini bukan hanya formalitas, tetapi sebuah komitmen moral yang harus dijaga oleh semua pasangan calon dan tim kampanye demi terwujudnya Pilkada yang damai, adil, dan berintegritas.
“Deklarasi ini adalah titik awal untuk memastikan Pilkada berlangsung bersih dan damai, sehingga masyarakat dapat memilih dengan tenang dan tanpa tekanan,” tuturnya.
Dengan adanya komitmen bersama ini, Ia berharap seluruh elemen masyarakat, dari pasangan calon hingga pendukungnya bisa bersama-sama menjaga suasana Pilkada yang sehat, bermartabat, dan jauh dari politik uang serta isu-isu yang memecah belah.
Sebelumnya Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Azmi berpesan, hidup di Indonesia ini di ciptakan dari tubuh yang satu, berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, sehingga di haruskan saling mengenal dan mengasihi bukan melecehkan.
“Mari bertanding dan berkompetisi, namun harus dijaga sikap, lisan dan jari-jari tangan agar tidak mendatangkan mudarat yang besar. Karena, akibat lisan dan jari-jari yang kita gunakan untuk mengetik atau menulis nantinya bisa membuat orang bertumpah darah,” ujarnya.
Oleh karena itu, harap Azmi, jadikanlah ajang ini sebagai Pilkada dami dan santun.
“Karena suasana daerah kita saat ini, masih dalam keadaan kondusif dan jangan nodai itu hanya karena gara-gara ahklak yang tidak terpuji,”katanya.
Siapa pun yang terpilih sebagai kepala daerah dalam Pilkada ini nanti, sebut Azmi, itu adalah putra-putri Aceh Singkil yang terbaik. Kita harus mendukung mereka semunya.
“Namun yang terpenting, lanjut Azmi, harus menjaga sikap jangan sampai mulutmu harimau,” tuturnya.
Kapolres Aceh Singkil AKBP Suprihatiyanto, turut mengajak seluruh paslon yang hadir untuk berkomitmen menjalankan Pilkada dengan aman, damai, dan tertib.
“Kita semua di sini memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menjaga ketertiban selama proses Pilkada ini. Saya mengajak seluruh pasangan calon untuk berjanji kepada masyarakat bahwa kita semua akan menjaga suasana tetap kondusif,” ujarnya.
Selain itu, kata Suprihatiyanto, dalam Pilkada ini aparat keamanan dan penyelenggara pemilu serta masyarakat harus bekerjasama, agar Pilkada dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan atau konflik.
“Deklarasi ini menjadi simbol komitmen bersama demi menciptakan pemilihan yang damai dan demokratis di Aceh Singkil,” katanya.
Diacara deklarasi Pilkada Damai ini Kapolres Aceh Singkil juga melakukan serah terima pengawal pribadi (Walpri) kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil dalam melakukan pengamanan pada masa kampanye yang akan datang.
Berikut isi deklarasi damai yang dibacakan kedua paslon, partai pengusung beserta para pendukung:
- Mewujudkan pemilihan yg langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
- Melaksanakan kampanye pemilihan yang aman, tertib dan damai, berintegritas, tanpa hoax, tanpa politisasi sara, dan tanpa politik uang
- Melaksanakan kampanye pemilihan berdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku.