You are currently viewing Akses Jalan Desa Mukti Lincir Memprihatinkan, Masyarakat Harapkan Perhatian Pemkab Aceh Singkil

Akses Jalan Desa Mukti Lincir Memprihatinkan, Masyarakat Harapkan Perhatian Pemkab Aceh Singkil

ACEH SINGKIL – Akses jalan penghubung Desa Mukti Lincir ke Kecamatan Kota Baharu, Kabupaten Aceh Singkil, mengundang keprihatinan lantaran kondisinya yang rusak parah.

Jalan tersebut merupakan satu-satunya jalur menuju ibu kota ke kecamatan dan kabupaten, memainkan peran krusial bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Salah seorang warga, Mamat menyoroti lubang, lumpur dan licin jika musim hujan, menciptakan hambatan yang dirasakan oleh masyarakat sehari-hari.

“Pemkab Aceh Singkil diharapkan segera memprioritaskan pembangunan jalan ini untuk meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Mamat, Selasa 2 Januari 2024.

Sejak berdirinya Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil pada 20 April 1999, jalan ini belum merasakan sentuhan aspal dalam 25 tahun.

Mamat menyoroti antusiasme masyarakat dalam membayar pajak, meskipun sengketa tanah masih terjadi dan perlu penyelesaian dari pemerintah.

Meski sudah ada usulan dalam musyawarah di kecamatan untuk memprioritaskan dana Otonomi Khusus (Otsus) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), namun anggaran tersebut seakan lenyap tanpa jejak.

“Kami merasa diabaikan dalam pembangunan jalan ini. Padahal, harapan besar masyarakat ada pada perhatian Pemkab Aceh Singkil,” tegas Mamat.

Ia berharap Pemkab dapat segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki akses jalan tersebut, memberikan solusi atas masalah yang dihadapi masyarakat.

Share

Tinggalkan Balasan