Aceh Singkil, Xtrafmsingkil.com – Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Aceh Singkil Dewi Rahayu menyebut, diabetes melitus merupakan persoalan kesehatan yang menjadi prioritas diwilayahnya untuk ditangani.
Pasalnya, estimasi populasi yang berisiko diabetes melitus di Kabupaten Aceh Singkil ada 12.885 orang dan 1.229 orang di antaranya sudah terdeteksi pada tahun 2022.
Penderita diabetes melitus di Kabupaten Aceh Singkil didominasi oleh perempuan dengan jumlah kasus 696, sementara untuk laki-laki berjumlah 533 kasus.
Sementera diabetes melitus termasuk salah satu penyakit tidak menular yang cukup membahayakan jiwa seseorang.
“Konsen kita ada tiga penyakit tidak menular yang menjadi perhatian yakni hipertensi, diabetes melitus dan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ,” ujar Dewi ketika diwawancara dikantornya, Kamis 23 Februari 2023.
Salah satu penyebab diabetes ini, kata Dewi, karena pola makan yang tidak sehat seperti tingginya konsumsi gula, cenderung makan makanan cepat saji atau junk food.
“Ini mengkhawatirkan, kalau ini terus menerus kita akan menuai begitu banyak orang akan terkena diabetes di usia 40 tahun ke atas,” ungkapnya.
Sementara hingga saat ini belum ditemukan adanya remaja atau anak-anak yang terkena diabetes diwilayahnya.
Untuk menurunkan prevalensi diabetes ini, Dewi menyebutkan, Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai upaya penanganan seperti melalui Posbindu untuk usia 15 tahun ke atas, Posyandu dan Posyandu Lansia yang tersedia disemua desa.
Selain itu pihaknya juga melakukan sosialisasi terhadap warga, dan meminta kepada kader untuk mengumumkan setiap diadakan Posyandu maupun Posbindu.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan dari 12 puskesmas, jumlah penderita diabetes melitus di Kabupaten Aceh Singkil paling banyak di Kecamatan Gunung Meriah dengan 705 kasus.
Kemudian Kecamatan Singkil 176 kasus, Kuala Baru 71 kasus, Simpang Kanan 50 kasus, Singkohor 48 kasus, Kuta Baharu 43 kasus, Pulau Banyak 36 kasus.
Sementara Kecamatan Danau Paris, Pulau Banyak Barat, Suro dan Singkil Utara berada dibawah 30 kasus serta puskesmas Kuta Tinggi 6 kasus.