Aceh Singkil, Xtrafmsingkil.com – Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Singkil sedang mengidentifikasi ganti untung warga untuk pembebasan lahan Jalan Kuala Baru – Trumon Kabupaten Aceh Selatan sedang dalam tahapan identifikasi dokumen.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Singkil Syamla, didampingi Kepala Bidang Pengadaan Pertanahan Daviet dikantornya, Senin 20 Februari 2023.
“Lokasi lahan ganti rugi pembangunan jalan dimulai dari simpang empat Desa Suka Jaya sampai ke perbatasan dekat Aceh Selatan dekat SMK sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar masing-masing lahan 15 meter,” kata Syamla.
Tahapan ini melibatkan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), yakni badan usaha yang telah mendapat izin dari Menteri Keuangan sebagai wadah penilai properti.
“Rencananya pada Rabu esok akan dilakukan rapat dengan melibatkan berbagai pihak, warga, kepala desa, camat Kuala Baru, Dinas PUPR, BPN dan lainnya,” sebutnya.
Sementara Kepala Bidang Pengadaan Pertanahan Daviet menambahkan, pembebasan lahan saat ini sedang proses identifikasi dokumen.
“Mengenai jumlah dan sumber dana ganti untungnya belum bisa diperkirakan. Namun harapannya tahun ini prosesnya selesai dan terbayarkan,” ujarnya.
Dinas Pertanahan menarget pembayaran ganti untung lahan masyarakat dapat terealisasi pada bulan Mei hingga Juli mendatang sebab proses administrasinya, rt-rw berjalan, dan ULP, kontrak dan turun lapangan dan lain-lainnya terus berjalan.
Sebelumnya saat sidang paripurna pandangan umum anggota DPRK, ganti rugi pembebasan lahan jalan Kuala Baru – Trumon mencuat. Anggota DPRK dari Partai Demokrat, Fairuz Akhyar menyebut, bahwa anggaran untuk pengadaan tanah di dua desa yaitu Kuala Baru Laut dan Suka Jaya, belum terealisasi.
Sementara Pj Bupati Aceh Singkil, Marthunis menjawabnya, terhadap KJPP yang menghitung nilai ganti rugi pembebasan lahan di Kuala Baru saat ini telah dianggarkan kembali melalui Dinas Pertahanan Aceh Singkil.
“Ini menjadi perhatian khusus kami, terkait dengan bagaimana di tahun 2023 ini bisa kita laksanakan,” kata Marthunis.