Aceh Singkil, Xtrafmsingkil.com – Sebuah kapal nelayan yang sedang bersandar ditepi Kula Gabi Pulo Sarok Kabupaten Aceh Singkil, dilaporkan mengalami kebakaran.
Berdasarkan Informasi yang dihimpun, kapal nelayan yang terbakar itu sedang dalam perbaikan.
“Belum diketahui penyebab terbakarnya boat tersebut, karena baterai dan mesin tidak sedang berada didalam kapal,” ujar Nelayan setempat yang namanya tidak mau disebutkan.
Dia mengatakan, mulanya saat beraktivitas di tangkahan (pelabuhan sederhana nelayan) sekitar Pukul 07.00 WIB tadi tercium aroma terbakar dan berasap disalah satu perahu nelayan.
“Salah seorang Nelayan lain, merupakan sanak saudaranya segera menyiram perahu sampai padam, sehingga tidak sempat merembet,” ujarnya.
Api membakar bodi sebelah kanan kapal seukuran satu meter lebih. Pihak Kepolisian juga sudah mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kebakaran bukan karena konselet sebab dilambung perahu tidak ada baterai sehingga diduga ada yang membakar,” ujar Nelayan itu.
Pemilik Perahu bernama Ali warga BRR, Pulo Sarok. Ali biasa melaut sampai ke kawasan Pulo Banyak. Alat tangkapnya berupa Lukah.
Kebetulan Ali saat ini sedang keluar daerah, sehingga ketika kejadian perahunya terbakar anaknya yang mengurus ke TKP dan melaporkan insiden itu ke Polsek Singkil.
Kapal berukuran panjang sekitar 10 meter, bentuknya seperti Speed boat (Kapal Cepat). Kontruksi perahu bagian bawahnya terbuat dsri Plastik Fiber dan atasannya papan, sehingga bisa dibilang perahu semi fiber.
“Wajar sangat menyengat karena plastik fiber yang terbakar. Tirai kapal juga ikut terbakar,” katanya.
Terpisah, pemilik kapal, Ali saat dihubungi mengatakan ia mengalami kerugian materil, lantaran kapal itu terbuat dari fiber.
Dirinya saat ini sedang berada diluar daerah dalam rangka membeli peralatan kapal. Atas kejadian itu, Ia telah melaporkannya kepada pihak berwajib melalui anaknya.