You are currently viewing Disperindagkop Gelar Pasar Murah di Empat Lokasi di Aceh Singkil

Disperindagkop Gelar Pasar Murah di Empat Lokasi di Aceh Singkil

Aceh Singkil, Xtrafmsingkil.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) Aceh kembali melaksanakan kegiatan pasar murah.

Kegiatan pasar murah dilaksanakan guna menstabilkan harga menjelang hari raya Idul Adha di sejumlah Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh.

“Kegiatan pasar murah Disperindagkop Aceh dalam dua tahun ini sudah dua kali dilaksanakan, yakni sejak bulan puasa Ramadhan jelang Idul Fitri dan hari ini jelang hari raya Idul Adha 1443 hijriah/ 2022 lalu,” ujar Kepala Disperindagkop Aceh Singkil Faisal, Senin 20 Juni 2022.

Faisal menyebutkan Disperindagkop Aceh melaksanakan pasar murah diseluruh kabupaten kota, mulai hari ini Senin (20/6) hingga 4 hari kedepan Kamis (23/6).

Tentunya, tiap Kabupaten/Kota, bekerjasama dengan Disperindagkop setempat. “Seperti di Aceh Singkil 4 Kecamatan, masing-masing satu hari satu Kecamatan yang dimulai hari ini,” ujarnya.

Pasar murah di Empat Kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Singkil Utara, Kecamatan Danau Paris, Kecamatan Kutabaharu dan Singkohor.

Sedangkan jenis sembako yang dipasarkan, yakni beras, gula pasir, minyak goreng, tepung segitiga biru, dan telur ayam ras.

“Harga beras 10 Kg Rp 85 ribu per zak, gula pasir 2 Kg Rp 24 ribu per Pcs, minyak goreng 2 Liter Rp 41 ribu per Pcs, tepung segitiga biru 1 Kg Rp 10 ribu per Pcs dan telur ayam ras Rp 43 ribu per papan,” ucapnya.

Tujuan pasar murah, tambahnya, tak lain untuk menstabilkan harga, dan supaya masyarakat terbantu dalam pengelolaan perekonomian khususnya dalam pembelian kebutuhan sembako.

Sementara disinggung soal melejitnya harga cabai merah Rp 80 ribu hingga 100 ribur per kg, menurut Faisal itu adalah hal biasa, diakibatkan kekurangan pasokan atau tidak tersedianya barang.

“Masyarakat diharapkan bersabar dalam beberapa hari ini, pihak Disperindagkop akan terus berupaya, terus koordinasi dengan pedagang-pedagang komoditas cabai, dan mencari tau hal-hal apa saja yang menyebabkan harga kebutuhan dapur itu meroket,” ucapnya.(Hab)

Share

Tinggalkan Balasan