You are currently viewing Dihantam Cuaca Buruk, Kapal Bawa 20 Penumpang Patah Kemudi di Perairan Aceh Singkil
Tangkapan layar proses evakuasi penumpang kapal di Perairan Ujung Aceh SIngkil lDok.Instagram Kansar_nias

Dihantam Cuaca Buruk, Kapal Bawa 20 Penumpang Patah Kemudi di Perairan Aceh Singkil

  • Post author:
  • Post category:Daerah
  • Post comments:0 Comments

ACEH SINGKIL — Cuaca buruk yang melanda perairan Ujung Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, nyaris berujung petaka.

Sebuah kapal yang membawa 20 orang dilaporkan mengalami patah kemudi dan terombang-ambing di tengah laut pada Sabtu, 26 September 2026 malam.

Beruntung, berkat kesigapan dan sinergi Tim SAR gabungan, seluruh penumpang atau Person on Board (POB) berhasil dievakuasi dengan selamat.

Baca Juga: Tangkap Kapal Pukat Harimau, Polres Aceh Singkil Tahan Seorang ABK

Insiden ini bermula ketika kapal tersebut bertolak dari Pulau Banyak dengan tujuan Aceh Singkil sekitar pukul 15.00 WIB.

Namun, di tengah pelayaran, cuaca buruk tiba-tiba menghantam. Sekitar pukul 19.40 WIB, kapal mengalami patah kemudi tepat di perairan Ujung Singkil.

Merespons laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Nias, Putu Arga Sujarwadi, segera mengerahkan tim untuk melakukan penyelamatan.

Baca Juga: Dua Kapal Nelayan Aceh Singkil Dihantam Badai

“Kami langsung memberangkatkan satu tim Rescue dari Unit Siaga SAR Aceh Singkil, sebanyak enam personel menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang kapal,” ujar Putu Arga dikutip dari akun instagram @Kansar_nias.

Proses evakuasi yang menegangkan itu berhasil diselesaikan berkat kolaborasi erat berbagai pihak.

Selain Basarnas, operasi ini turut melibatkan Posal TNI AL, Polairud, KPLP, BPBD Kabupaten Aceh Singkil, serta bantuan dari para nelayan setempat.

Baca Juga: Cerita Korban Selamat Kapal Turis Australia Tenggelam di Pulau Banyak

Kerja keras tim gabungan membuahkan hasil. Sebanyak 20 penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi sehat tanpa kurang suatu apa pun.

Saat ini, seluruh korban telah diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga masing-masing.

“Kami mengapresiasi sinergi seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat nelayan yang telah membantu proses evakuasi. Berkat koordinasi yang baik, operasi ini berjalan lancar dan seluruh korban berhasil diselamatkan,” tutup Putu Arga.

Share

Tinggalkan Balasan