You are currently viewing Sekolah Rakyat di Aceh Singkil Mulai Beroperasi

Sekolah Rakyat di Aceh Singkil Mulai Beroperasi

ACEH SINGKIL — Sekolah Rakyat (SR) akhirnya resmi beroperasi di Kabupaten Aceh Singkil, Selasa, 30 September 2025, setelah sebelumnya sempat diragukan batal terlaksana.

Program pendidikan gratis untuk anak keluarga miskin itu dibuka langsung oleh Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon.

Hadir dalam acara itu perwakilan Kementerian Sosial, Raharjo, Wakil Bupati Hamzah Sulaiman, unsur Forkopimda, pejabat Pemkab, guru, wali murid, dan para siswa.

Pada tahap awal, SR Aceh Singkil menampung 100 siswa. Separuhnya tingkat sekolah dasar, separuh lagi siswa sekolah menengah pertama. Mereka tinggal di asrama dengan seluruh biaya ditanggung Kementerian Sosial.

“Alhamdulillah, hari ini siswa mulai ditempatkan di Sekolah Rakyat. Mereka menginap, belajar, dan semua biaya hidup ditanggung Kemensos,” kata Safriadi.

Aceh Singkil sempat masuk daftar daerah yang hampir batal menjalankan program ini. Dari 56 SR yang disiapkan secara nasional, hanya 54 yang dianggap layak.

Dua daerah, termasuk Aceh Singkil, dinilai belum memenuhi syarat karena belum selesai merehabilitasi gedung.

Namun, pemerintah daerah mengambil kebijakan untuk menutup kekurangan dengan anggaran sendiri.

“Yang besar seperti dapur ditanggung Kemensos. Yang kecil, kursi dan meja, kita tangani sendiri,” ujar Safriadi.

Bangunan yang kini digunakan, Islamic Centre di Desa Pangkalan Sulampi Kecamatan Suro itu bersifat sementara. Mulai tahun depan, Pemkab menyiapkan lahan 10 hektar untuk pembangunan SR baru.

“Karena menurut Presiden Prabowo, lebih baik membangun baru ketimbang sekadar merehab,” kata Safriadi menambahkan.

Share

Tinggalkan Balasan