ACEH SINGKIL – Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai kegiatan bakti sosial yang digelar Kejaksaan Negeri Aceh Singkil di SLB Negeri Aceh Singkil dan Dayah Darul Ulum, Senin, 25 Agustus 2025.
Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-80 yang jatuh pada 2 September mendatang.
Kepala Kejari Aceh Singkil, Muhammad Junaidi, datang bersama jajaran pejabat, staf, serta anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD).
Mereka disambut hangat oleh kepala sekolah, pimpinan dayah, para guru, hingga ratusan santri dan siswa berkebutuhan khusus.
Di hadapan peserta didik SLB, Junaidi menyampaikan pesan reflektif. “Anak-anak di sini adalah anak-anak luar biasa. Meski dengan keterbatasan, mereka tetap punya semangat belajar dan berprestasi. Kita semua patut belajar dari keteguhan mereka,” katanya.
Sementara di Dayah Darul Ulum, suasana kian akrab. Junaidi menegaskan bahwa kedatangan rombongan bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk menjalin silaturahmi.
“Tidak menutup kemungkinan ada di antara adik-adik santri yang bercita-cita menjadi jaksa. Kami membuka pintu bagi siapa pun yang ingin mengenal lebih dekat dunia kejaksaan,” ujarnya.
Pimpinan Dayah Darul Ulum menyambut baik kehadiran tersebut. Ia mengaku terharu dan berterima kasih atas kepedulian Kejari Aceh Singkil.
“Semoga kunjungan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Kajari menyalurkan bantuan sembako berupa beras, minyak, mie instan, telur, dan gula, baik untuk SLB maupun Dayah.
Bakti sosial ini menjadi pengingat bahwa peringatan Hari Lahir Kejaksaan bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum mempererat hubungan kejaksaan dengan masyarakat, sekaligus menebarkan semangat kepedulian.