SUBULUSSALAM – Satu dari tiga korban minibus Avanza masuk jurang di Lae Kombih ditemukan meninggal dunia.
Jenazah ditemukan di aliran Sungai Lae Kombih, Desa Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, pada Minggu, 27 April 2025 sekitar pukul 09.30 WIB.
Kapolres Subulussalam, AKBP Muhammad Yusuf, mengatakan pencarian korban sudah dilakukan selama beberapa hari. Salah satu personel polisi, Bripda Sugestiono, menemukan jenazah saat bertugas di lokasi pencarian.
“Jenazah kemudian dievakuasi bersama tim BPBD menggunakan mobil ke RSUD Kota Subulussalam untuk dilakukan visum,” ujar Kapolres.
Hasil visum menunjukkan jenazah tersebut adalah Herry Purnomo (53), warga Dusun V Gg. Hidayat, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.
Sementara itu, dua korban lainnya masih dalam pencarian. Polisi bersama Basarnas terus menyisir aliran Sungai Lae Kombih.
Sebelumnya, pada 23 April 2025 sekitar pukul 15.30 WIB, sebuah mobil Avanza berwarna hitam terjun ke jurang di Dusun Lae Mbentar, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Urang Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.
Ketiga korban dalam kecelakaan itu adalah Kiki Permadi (51), warga Jalan Enggang, Desa Kenangan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Herry Purnomo (53), warga Dusun V Gg. Hidayat, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Zuato Balkiah (37), warga Jalan RD Wijaya, Komplek Guru Kebun Kopi No. 37, Desa The Hok, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.
Saat kejadian, mobil Avanza itu sedang dalam perjalanan dari Sinabang memandu mobil ambulans yang membawa jenazah.