ACEH SINGKIL – Dinas Perikanan Aceh Singkil mencatat produksi perikanan tangkap dalam beberapa tahun ke belakang mengalami peningkatan.
“Kalau kita lihat perkembangannya nilai produksi di dalam beberapa tahun terakhir ini terus mengalami peningkatan,” ujar Saiful Umar, Kepala Dinas Perikanan Aceh Singkil saat ditemui di kantornya, Selasa, (21/1).
Pihaknya mencatat nilai produksi perikanan tangkap rata-rata mencapai 11 ribu ton lebih per tahunnya, terdiri dari perikanan tangkap laut dan di perairan darat.
Adapun pada 2020, pihaknya mencatat nilai produksi perikanan tangkap mencapai 11.591 ton, 2021 mencapai 11.760 ton.
Kemudian pada 2022 mengalami peningkatan 11.766 ton, 2023 meningkat 11.891 ton dan pada 2024 mencapai 11.827 ton.
Peningkatan ini terjadi seiring dengan bertambahnya armada bertonase besar milik nelayan sebagai alat tangkap.
“Ini bisa dilihat dari semakin bertambahnya jumlah bagan atau tempat sandar ikan di Kepulauan Banyak” ungkapnya.
Ke depan, pihaknya berharap nilai produksi perikanan tangkap kian meningkat, namun seiring dengan hal itu, dalam proses penangkapan ikan, para nelayan dapat menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan.