Cari

Daerah

Kementerian PU Siapkan Rp139,32 Miliar untuk Pengendalian Banjir Sungai Singkil

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon bersama satgas PRR saat meninjau sejumlah infrastruktur dampak banjir.|Dok.Prokopim Setdakab Aceh Singkil
Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon bersama satgas PRR saat meninjau sejumlah infrastruktur dampak banjir.|Dok.Prokopim Setdakab Aceh Singkil

ACEH SINGKIL – Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan paket pekerjaan pembangunan pengendalian banjir Sungai dan Muara Krueng Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp139,32 miliar yang bersumber dari APBN.

Berdasarkan dokumen pengadaan dan spesifikasi teknis, pekerjaan tersebut berada di bawah SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sumatera I Provinsi Aceh, Balai Wilayah Sungai Sumatera I.

Lokasi pembangunan direncanakan berada di Desa Kota Simboling dan kawasan Muara Krueng Singkil, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil.

Baca Juga : Pemkab Aceh Singkil Ikuti Rakor Satgas PRR, Mitigasi Banjir Dibahas

Pembangunan pengendalian banjir tersebut ditujukan untuk memperkuat perlindungan kawasan sekitar sungai dari risiko luapan air dan erosi tebing, sekaligus melindungi permukiman, infrastruktur dan fasilitas umum di sekitarnya.

Dalam dokumen spesifikasi teknis, pekerjaan memiliki target keluaran sepanjang 5 kilometer dengan sasaran perlindungan kawasan seluas 50 hektare.

Masa pelaksanaan pekerjaan direncanakan selama 450 hari kalender dengan skema kontrak harga satuan tahun jamak.

Baca Juga : 6.455 UMKM Terdampak Banjir di Aceh Singkil Diusulkan Terima Bantuan Presiden

Lingkup pekerjaan meliputi pekerjaan tanah, perkuatan tebing sungai dan pembangunan revetmen sesuai gambar rencana serta spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Pembangunan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko dampak luapan air dan erosi tebing sungai serta meningkatkan perlindungan kawasan di sekitar Krueng Singkil.

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon menyatakan pembangunan infrastruktur dan perlindungan masyarakat menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

“Sinergi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat diharapkan dapat memperkuat penanganan persoalan banjir secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan rawan banjir,” ujarnya, Jumat, 16 Oktober 2026.

Selain pembangunan fisik, pengawasan terhadap mutu konstruksi, keselamatan kerja, ketepatan waktu dan kesesuaian pelaksanaan dengan spesifikasi teknis menjadi hal penting agar infrastruktur tersebut dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berharap seluruh tahapan pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan sesuai ketentuan sehingga pembangunan pengendalian banjir Krueng Singkil menghasilkan infrastruktur berkualitas dan memberikan manfaat bagi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

Share

Komentar

Belum ada komentar.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Live Musik Non-Stop