ACEH SINGKIL – Dua jembatan kayu penyeberangan di Desa Kuta Simboling, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, putus akibat diterjang banjir. Kondisi ini membuat aktivitas warga di desa tersebut terganggu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil kemudian menyiapkan perahu untuk membantu warga menyeberang sambil menunggu jembatan dapat diperbaiki.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Singkil, Alhusni, mengatakan penanganan sementara telah dilakukan pada Ahad sore dengan menurunkan dua unit perahu.
Baca Juga : BPBD Aceh Singkil Catat 24 Ribu Jiwa Terdampak Banjir, Longsor hingga Jalan Terputus
“Penanganan sementara untuk aktivitas warga, BPBD menyediakan dua unit perahu karet untuk penyeberangan warga sambil menunggu perbaikan jembatan,” kata Alhusni, Senin, 5 Oktober 2026.
Menurut Alhusni, perbaikan jembatan belum dapat dilakukan karena arus sungai masih deras.
Petugas masih menunggu kondisi air lebih aman sebelum melakukan penanganan terhadap jembatan yang putus. Banjir juga berdampak di sejumlah wilayah lainnya.
Baca Juga : Gibran Tinjau Jembatan Putus di Aceh Singkil, Bupati Minta Penanganan Cepat
BPBD mencatat ada lima desa yang terdampak dan tersebar di tiga kecamatan.
Di Kecamatan Singkil, banjir melanda Desa Rantau Gedang, Pea Bumbung dan Kuta Simboling.
Sementara di Kecamatan Kuta Baharu, banjir terjadi di Desa Samardua. Adapun di Kecamatan Kuala Baru, banjir melanda Desa Suka Jaya.
Alhusni mengatakan banjir dipicu tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras membuat debit air sungai meningkat hingga meluap ke badan jalan dan permukiman warga.
“Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan aliran air sungai meluap ke badan jalan dan permukiman warga,” ujarnya.
Selain memutus dua jembatan di Kuta Simboling, banjir juga masih merendam sejumlah akses jalan.
Jalan penghubung Desa Rantau Gedang menuju pusat Kecamatan Singkil masih digenangi air sekitar 30 sentimeter.
Kondisi serupa terjadi di jalan mitigasi bencana Desa Pea Bumbung yang masih tertutup genangan sekitar 30 sentimeter.
Di Desa Samardua, Kecamatan Kuta Baharu, akses jalan mulai bisa dilalui kendaraan besar. Namun, sepeda motor matik belum sepenuhnya dapat melintas karena genangan masih belum surut.
Sementara itu, di Desa Suka Jaya, Kecamatan Kuala Baru, volume air dilaporkan terus meningkat.
BPBD Aceh Singkil masih melakukan pemantauan dan koordinasi di sejumlah titik terdampak. Petugas juga memantau perkembangan debit air serta kondisi akses transportasi warga.