You are currently viewing BTS Akhirnya Dibangun, Desa Ujung Sialit Keluar dari Zona Blank Spot
Gambar Ilustrasi pembangunan BTS di Ujung Sialit

BTS Akhirnya Dibangun, Desa Ujung Sialit Keluar dari Zona Blank Spot

ACEH SINGKIL — Upaya menghadirkan layanan telekomunikasi di Desa Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, mulai menunjukkan hasil.

Pembangunan Base Transceiver Station (BTS) oleh Telkomsel kini berjalan dan ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.

Desa di wilayah kepulauan itu selama ini tergolong blank spot. Keterbatasan jaringan membuat akses informasi, komunikasi, hingga layanan publik berbasis digital berjalan terbatas.

Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil telah mengusulkan pembangunan BTS sejak 2022.

Namun rencana itu sempat tertunda dalam beberapa tahun terakhir.

Pada pertengahan 2025, Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon kembali mendorong realisasi pembangunan BTS sebagai bagian dari pemerataan akses komunikasi, khususnya di wilayah terpencil.

Upaya tersebut baru terealisasi tahun ini. Pembangunan BTS oleh Telkomsel kini memasuki tahap pengerjaan.

Oyon mengatakan pembangunan ini merupakan komitmen pemerintah daerah membuka akses komunikasi bagi seluruh masyarakat.

“Setelah melalui proses panjang sejak 2022 dan kembali kami dorong pada 2025, pembangunan BTS di Ujung Sialit akhirnya terealisasi tahun ini,” kata Oyon dalam keterangannya, Jumat, 1 Mei 2026 malam.

Ia berharap kehadiran jaringan telekomunikasi dapat memperluas akses informasi, mendorong aktivitas ekonomi, serta mendukung layanan pendidikan dan pemerintahan berbasis digital.

Saat ini, pembangunan tower masih berlangsung. Pemerintah menargetkan BTS tersebut dapat beroperasi pada akhir Juni 2026, sehingga Desa Ujung Sialit segera terbebas dari blank spot.

Share

Tinggalkan Balasan