You are currently viewing MAN Aceh Singkil Edukasi Siswa Baru soal Pencegahan Perundungan
Matsama di MAN Aceh Singkil

MAN Aceh Singkil Edukasi Siswa Baru soal Pencegahan Perundungan

ACEH SINGKIL – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Aceh Singkil memberikan edukasi pencegahan perundungan kepada peserta didik baru dalam rangkaian kegiatan Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) tahun ajaran 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai positif sejak dini kepada para siswa, terutama dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat dari kekerasan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala MAN Aceh Singkil, Rusnawati Zaini menjelaskan bahwa sekolah sengaja menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang untuk memberikan wawasan yang komprehensif kepada para siswa.

“Kami ingin memberikan pembekalan kepada siswa tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam hal wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, pentingnya menjaga kesehatan, hingga isu kekinian seperti perundungan yang marak terjadi di lingkungan pendidikan,” kata Rusnawati, Kamis (17/7).

Dalam kegiatan Matsama tahun ini, sejumlah materi penting disampaikan, di antaranya: Empat Pilar Kebangsaan oleh Kepala Kemenag Aceh Singkil, Bahaya Narkoba dan Judi Online oleh Kapolsek Singkil,Pentingnya Menjaga Kesehatan oleh Kasi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan dan Edukasi Pencegahan Perundungan oleh Founder Komunitas Singkel Muda Chinquelle, Suhardin Djalal

Suhardin dalam materinya menyampaikan bahwa kasus perundungan terhadap siswa menunjukkan tren peningkatan, sehingga perlu penanganan dan edukasi sejak dini.

“Tak ada yang bisa menjamin kita akan jadi korban atau pelaku perundungan. Maka penting bagi siswa untuk memahami apa itu perundungan, dampaknya, dan bagaimana cara mencegahnya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kesadaran tentang bahaya perundungan harus dibangun dari dalam diri masing-masing, baik oleh siswa, guru, maupun orang tua.

Melalui edukasi ini, MAN Aceh Singkil berharap seluruh siswa dapat menjadi agen perubahan yang menumbuhkan budaya saling menghormati dan menolak segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah.

Share

Tinggalkan Balasan