ACEH SINGKIL – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Singkil diminta mengawal penyelenggaraan qurban saat hari raya Idul Adha 1446 Hijriah.
“Meminta kepada MPU Aceh Singkil menurunkan tim ke lapangan dalam rangka mengawal dan mensosialisasikan penyelenggaraan qurban sesuai dengan syari’at,” kata Mustafa Naibaho.
Hal ini disampaikan Mustafa Naibaho Ketua DPD BKPRMI Aceh Singkil dalam siaran persnya usai shalat shubuh berjamaah di Masjid Baitussalamah Kampung Siti Ambia, Ahad, 1 Juni 2025.
Menurutnya hal itu penting dilakukan untuk memastikan penyembelihan hewan qurban di semua masjid dan tempat penyembelihan sesuai dengan syari’at
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat penyembelihan hewan qurban mulai pemilihan hewan kurban yang memenuhi syarat, tata cara penyembelihan yang tepat dan pembagian daging kurban yang adil.
Pihaknya mendengar dan menyaksikan penyelenggaraan qurban masih mengikuti kebiasaan-kebiasan terdahulu yang mengabaikan konteks syari’at.
“Kami merasa khawatir di lapangan saat penyembelihan hewan qurban belum sesuai dengan syari’at,” ungkapnya.
Seperti upah pekerja yang kadang sebagian masih mengambil dari hewan daging qurban, pengelolaan kulit daging qurban, pembagian daging untuk sohibul qurban, serta hal-hal lain yang dikhawatirkan dapat mengurangi kesempurnaan penyelenggaraan ibadah qurban.
Hal-hal seperti ini menurut Mustafa perlu perhatian serius untuk diluruskan dan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.
“Untuk memastikan itu semua maka kami meminta MPU Aceh Singkil dalam hal ini lembaga yang berwenang dapat menurunkan timnya untuk mengawal, mensosialisasikan ke lapangan sehingga penyelenggaraan qurban sesuai dengan syari’at,” imbuhnya.
Disamping itu guna memastikan kesehatan hewan qurban, MPU Aceh Singkil dapat menggandeng tim dari Dinas Peternakan untuk memastikan kelayakan dan keamanannya sebelum dikonsumsi oleh masyarakat.
“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan daging tersebut bebas dari penyakit dan memenuhi standar kehalalan,” pungkasnya.