You are currently viewing DBD Meningkat, Dinkes Aceh Singkil Intensifkan Fogging di Pemukiman Warga

DBD Meningkat, Dinkes Aceh Singkil Intensifkan Fogging di Pemukiman Warga

ACEH SINGKIL – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Aceh Singkil terus mengalami peningkatan.

Tindak lanjut terhadap situasi ini, Dinas Kesehatan setempat melakukan fogging atau pengasapan di Desa Pulo Sarok, Selasa, 20 Mei 2025.

Koordinator petugas fogging, Baswedan, mengatakan bahwa penyemprotan dilakukan di lokasi rumah warga yang terjangkit DBD, serta area sekitar sejauh 100 meter.

Hal ini lantaran nyamuk pembawa virus DBD diperkirakan dapat terbang sejauh jarak dua tiang listrik.

“Fogging dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelum penyemprotan, petugas dan aparatur desa memberitahu warga agar bersiap-siap karena lingkungan rumah akan dipenuhi asap selama beberapa detik,” ujarnya.

Besok, lanjutnya, fogging akan dilakukan di wilayah Kecamatan Gunung Meriah karena ada juga warga yang terjangkit DBD di sana.

Petugas Surveilans Puskesmas Singkil, Rina Wati, mengimbau warga untuk menutup makanan dan minuman saat fogging agar tidak terkena asap.

Ia menyebutkan, di Desa Pulo Sarok saja, jumlah penderita DBD sudah bertambah lima orang.

Sebelumnya Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Mursal, mengatakan bahwa upaya pencegahan penyakit seperti DBD harus dilakukan bersama-sama.

Ia mengajak warga untuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Mursal juga menyebutkan bahwa kasus DBD paling banyak ditemukan di tiga kecamatan, yaitu Simpang Kanan, Gunung Meriah, dan Singkil, dengan total 32 kasus sejak Januari hingga April 2025.

Kemudian atas kasus bertambahnya, DBD di bulai Mei 2025 ini, diperkirakan hampir mencapai 40 pasien jika ditotal.

Share

Tinggalkan Balasan