ACEH SINGKIL – Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Singkil menutup layanan poliklinik, Senin, 11 November 2024.
“Iya benar sejumlah poliklinik tutup,” kata Dokter Mardiana, Direktur RSUD Aceh Singkil.
Ia menyampaikan, jika tidak tahu persis apa alasan poliklinik itu tutup.
Dirinya juga sudah melayangkan surat kepada Kepala Bidang Pelayanan Medik, menanyakan alasan penutupan poliklinik.
“Permintaan secara tertulis sudah kita sampaikan kepada kepala bidang alasan kenapa ini tutup,” ujarnya.
Sementara Kepala Tata Usaha RSUD Aceh Singkil, Mursal menambahkan poliklinik yang buka hanya spesiaslis kebidanan dan kandungan, paru, gigi, anestesi dan terapi intensif.
Masyarakat yang berobat di poliklinik pada hari ini tetap terlayani oleh dokter umum, namun tanpa bisa diklaim asuransi BPJS.
“Ditangani Tanpa SEP (surat eligibilitas peserta), jadi rumah sakit melayani pasien tanpa bisa diklaim asuransi BPJS-nya,” ujarnya.
Sebelumnya forum dokter spesialis RSUD Aceh Singkil menyurati Penjabat Bupati Aceh Singkil perihal tidak dibayarnya insentif dokter spesialis dari bulan Juni sampai Desember 2024. Surat itu dilayangkan pada 9 Oktober 2024.
Kendati demikian, apakah itu yang menjadi alasan tutupnya poliklinik atau bukan, belum dapat dipastikan. Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Aceh Singkil hingga berita ini ditulis, belum dapat dikonfirmasi, baik pesan maupun telepon belum tersambung.
Berdasarkan informasi, poliklinik yang tutup diantaranya poliklinik anak, neurologi, jiwa, penyakit dalam, mata dan poliklinik bedah.