You are currently viewing Banjir Kembali Genangi Pemukiman Warga Aceh Singkil

Banjir Kembali Genangi Pemukiman Warga Aceh Singkil

  • Post author:
  • Post category:Daerah
  • Post comments:0 Comments

ACEH SINGKIL – Banjir kembali menggenangi pemukiman penduduk di sejumlah desa di Kabupaten Aceh Singkil.

“Saat ini ketinggian air 50 sentimeter sampai dengan 1 meter. Petugas juga masih melakukan pemantauan, koordinasi dan pelaporan di lokasi banjir,” kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Singkil Al Husni melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), Rosiana Kusuma Wardani, Kamis (23/11) malam.

BPBD melaporkan banjir mulai terjadi di Aceh Singkil pada Rabu (22/11) pagi. Diperkirakan banjir juga dipicu curah hujan tinggi di kabupaten tetangga mengakibatkan meluapnya sungai Lee Soraya Kota Subulussalam sehingga terjadi banjir kiriman ke wilayah Aceh Singkil.

Data terakhir BPBD, ada 14 desa di Kecamatan Singkil yang terdampak banjir meliputi Desa Pea Bumbung, Ujung Bawang, Rantau Gedang, Teluk Ambun dan Teluk Rumbia.

Selanjutnya, Desa Kuta Simboling, Suka Makmur, Pemuka,Takal Pasir, Ujung, Pasar, Siti Ambia, Pulo Sarok dan Selok Aceh.

Total korban terdampak dari 14 desa yang dilanda banjir tersebut sebanyak 8.725 jiwa dalam 2.283 kepala keluarga (KK). Petugas BPBD masih terus melakukan pendataan.

Total pengungsi 73 jiwa, lanjut dia, yakni di Desa Ujung Bawang sebanyak 65 jiwa, Pea Bumbung sebanyak tujuh jiwa dan Teluk Rumbia sebanyak satu jiwa.

Sementara sejumlah fasilitas umum turut terendam banjir diantaranya sekolah dasar 9 unit, TPA 3 unit, masjid 4 unit, TK 3 unit, pesantren 2 unit, SMA 1 unit dan SMP 2 unit. Banjir juga menyebabkan rusaknya jembatan antar desa tepatnya di Desa Pulo Sarok.

“BPBD Kabupaten Aceh Singkil menurunkan TRC ke lokasi banjir guna untuk dilakukan pemantauan dan pendataan,” ujarnya.

Share

Tinggalkan Balasan