Aceh Singkil, Xtrafmsingkil.com – Penjabat Bupati Aceh Singkil, Marthunis membuka musyawarah rencana pembangun (Musrembang) Kecamatan Suro, Rabu 1 Maret 2023.
Camat Suro Ganda Suriadi Bancin mengatakan, program prioritas pembangunan di Kecamatan Suro diantaranya penuntasan pembangunan air bersih. Dimana pada saat ini masih dalam pengerjaan sehingga belum dapat dialirkan ke rumah warga.
“Air ini merupakan bagian dari pelayanan dasar. Setelah mengalir ke rumah warga, bagaimana manajemennya supaya tetap bisa terus mengalir,” kata Ganda.
Selanjutnya terkait desa Buluseuma, Pangkalan Sulampi dan Desa Suro Baru yang belum memiliki Poskesdes dan ketiga desa ini bersedia menyiapkan lahan untuk pembangunan fasilitas tersebut.
Kemudian, Pengelolaan sampah pasar juga menjadi prioritas. Serta pembangunan jalan dari Desa Keras ke Sibagindar dan pembangunan jalan di Desa Lae Bangun.
Pembangunan rumah duafa dan pelepasan hutan produksi untuk peningkatan kesejahteran masyarakat juga menjadi fokus usulan prioritas.
Pj. Bupati Aceh Singkil, Marthunis menanggapi usulan pembangunan air bersih. Ia mengatakan sebelumnya ditargetkan sudah mengalir dari Lae Petal sampai Leter S.
Hanya saja ada pipa yang bocor, sehingga target belum tercapai. “Semoga tahun ini bisa selesai,” kata Marthunis.
Sementara menanggapi tentang Poskesdes, Marthunis menyebut hal ini menjadi perhatian kami, karena permasalahan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak ini akan menjadi persoalan serius..
“Karena bagi saya satu saja kasus AKI dan AKA di Aceh Singkil ini akan menjadi sebuah kejadian luar biasa,” ungkapnya.
Menanggapi usulan penanganan sampah, menurutnya tahun ini Pemkab Aceh Singkil, melakukan pengadaan kontainer sampah.
Namun tidak cukup hanya menyediakam kontainer sampah. Namun, perlu peran serta dari desa dengan membawa sampah rumah tangga ke kontainer.
“Kalau bisa sampahnya dipisahkan mana yang organik dan mana yang an-organik,” ujar Marthunis.
Sedangkan pembangunan jalan dari Desa Keras ke Sibagindar Pak-Pak Barat, sebutnya pada tahun ini akan ditangani oleh Pemerintah Provinsi Aceh serta APBN.
Turut hadir dalam Musrembang, Kepala Bappeda Aceh Singkil, Ahmad Rivai, Kepala Dinas PUPR Erwin Syahputra, Kepala Dinas Kesehatan Subarsono, Muspika, Keuchik dan pejabat lainnya.