Aceh Singkil, Xtrafmsingkil.com – Sebanyak 31.887 anak usia 0-12 tahun menjadi sasaran pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Aceh Singkil.
Pencanangan Sub PIN Polio dilaksanakan di SD Negeri Tuh-tuhan Kecamatan Simpang Kanan, Senin 12 Desember 2022. Dibuka secara resmi oleh Pj Bupati Aceh Singkil, Marthunis.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Subarsono, mengatakan bahwa ada sekitar 31.887 anak yang tersebar di sebelas kecamatan akan menjadi sasaran pelaksanaan Sub PIN Polio.
Terbagi atas anak usia 0 -<7 tahun sebanyak 14.451 jiwa dan anak usia >7-<13 tahun sebanyak 17.436 jiwa.
Pelaksanaan Sub PIN Polio putaran pertama akan berlangsung selama delapan hari sejak 12-19 Desember 2022. Dilanjutkan dengan lima hari sweeping.
“Sementara untuk putaran kedua dilaksanakan pada menggu ketiga dan keempat dibulan Januari 2023,” katanya.
Subarsono mengungkapkan, polio menjadi penyakit berbahaya yang dapat menyerang siapa saja. Akan tetapi lebih sering terjadi pada balita.
Polio merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus polio. Penyebaran virus ini umumnya terjadi melalui konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi virus atau kontak langsung dengan tinja penderita polio.
Di Provinsi Aceh, pada Oktober lalu telah ditemukan satu kasus polio di Pidie yang terjadi pada anak usia 7 tahun 1 bulan dengan status tidak mendapatkan imunisasi.
Untuk itu, para orang tua perlu mewaspadai penyakit polio. Imunisasi menjadi salah satu upaya untuk mecegah dan melindungi tubuh dari penyakit polio.
“Anak tidak akan merasa demam ketika diimunisasi polio, bahkan rasanya manis. Jadi orang tua tidak perlu takut dan khawatir anaknya diimunisasi ini,” ujarnya.
Dinas Kesehatan Aceh Singkil menyediakan 494 pos untuk melayani Sub PIN Polio yang tersebar di 198 posyandu, 179 sekolah PAUD atau TK dan di 117 Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah. (Hab)