Aceh Singkil, Xtrafmsingkil.com – Muspika bersama tim Basarnas Nias serta warga, mencari Asalman Gea (47), seorang nelayan yang hilang terseret ombak di Perairan Ujung Sialit Kecamatan Pulau Banyak Barat Kabupaten Aceh Singkil, Kamis 2 Juni 2022.
Kepala Puskesmas Pulau Banyak Barat, Risman saat dihubungi mengatakan dihari kedua, saat ini tim masih mencari korban sampai di Pulau Palambak.
Korban diprediksi hanyut lebih jauh lagi hingga ke Pulau Sarang Alu sampai ke arah Sibolga, Sumatera Utara.
“Namun saat ini terkendala karena cuaca badai angin barat sehingga pencarian sempat terhenti,” ungkapnya, Kamis 2 Juni 2022.
Kejadian berawal pada pukul 22.30 WIB Selasa 31 Mei, saat Asalman Gea dan kedua anaknya, Erwin Kristian Gea (27) dan Eliezer (11) yang masih kelas lima SD, berangkat bersama untuk membuang air pada bagan kapal, yang berjarak kurang lebih 200 meter dari bibir pantai.
Sesampainya di tempat kejadian, belum sempat naik ke bagan kapal, kemudian angin kencang datang menyebabkan perahu kecil yang dipakai mereka bertiga, terbalik.
“Mereka berjuang berupaya mencari pertolongan, sampai datang pertolongan dari seorang nelayan yang kebetulan melihatnya,” beber Risman.
Nelayan tersebut kemudian berhasil menolong kedua anak korban.
“Sementara korban sebenarnya sempat ditarik dalam keadaan telungkup oleh nelayan tersebut namun karena badai begitu kencang, korban tidak berhasil diselamatkan,”
Korban pun hilang dan saat ini terus dicari oleh tim SAR gabungan.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Camat Pulau Banyak Barat, Mawardi. Ia menyebut, seorang warganya hilang terseret ombak dilaut saat hendak mengamankan atau membuang air pada bagan kapal. Korban bernama Asalman Gea berusia 47 tahun, asal Desa Ujung Sialit. (Hab)