ACEH SINGKIL – Gelombang pasang kembali menghantam Pantai Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Ahad pagi, 24 Agustus 2025.
Hantaman ombak sekitar pukul 06.40 WIB merusak Warkop Danau Belibis yang berdiri tak jauh dari garis pantai.
Rekaman warga memperlihatkan derasnya air laut menerobos hingga bibir pantai, membuat bangunan warung kopi yang juga rumah warga porak-poranda.
Kerusakan itu bukan kali pertama. Sejak lebih dari sepuluh tahun terakhir, warkop yang dikenal sebagai salah satu tempat nongkrong favorit di Pulo Sarok itu kerap menjadi korban abrasi.
Setiap kali air laut naik, sebagian bangunan rusak dan sulit diperbaiki.
“Sudah sering kali rusak karena ombak. Kalau tidak ada penanganan serius, bukan hanya warkop ini yang terancam, tapi juga pantai dan usaha wisata lainnya,” kata seorang warga.
Sehari setelah kejadian, Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, turun meninjau lokasi.
Ia didampingi sejumlah kepala dinas terkait, menyusuri bibir pantai yang terkikis dan mendengarkan keluhan warga.
“Abrasi di Pulo Sarok sudah menjadi perhatian bersama. Kami akan mencari solusi terbaik agar kerusakan tidak semakin meluas dan masyarakat merasa aman,” ujar Hamzah.
Menurutnya, pemerintah akan menyiapkan langkah mitigasi darurat dalam waktu dekat, sembari menunggu program permanen dari pemerintah provinsi maupun pusat.
“Ini penting untuk melindungi pesisir dan keberlangsungan hidup masyarakat sekitar,” kata dia.
Warga menyambut baik kunjungan Wabup, meski berharap tak berhenti di wacana. “Kami ingin ada tindakan nyata untuk mencegah kerusakan lebih besar,” ujar Efendi, warga Pulo Sarok.