You are currently viewing Gubernur Aceh Lantik Bupati-Wakil Bupati Aceh Singkil 2025-2030
Dok. Istimewa

Gubernur Aceh Lantik Bupati-Wakil Bupati Aceh Singkil 2025-2030

  • Post author:
  • Post category:Daerah
  • Post comments:0 Comments

ACEH SINGKIL – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf melantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil Masa Jabatan Tahun 2025-2030, Safriadi Oyon dan Hamzah Sulaiman di Gedung DPRK Aceh Singkil, Sabtu, 15 Februari 2025.

Muzakir Manaf menyampaikan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil Masa Jabatan Tahun 2025-2030 yang baru saja dilantik.

“Amanah ini adalah bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dijaga dengan baik dan dapat mensejahterakan rakyat Aceh Singkil,” kata Mualem sapaan akrabnya.

Sebagaimana kata dia, yang disampaikan Bupati Safriadi Oyon sebelumnya perihal kebun plasma perusahaan pemilik HGU.

“Mohon kerjasamanya, saya akan mengukur ulang kembali semua HGU yang ada di Aceh, jika ada lebih satu atau dua hektar kita kasih kepada masyarakat supaya masyarakat tidak jadi penonton di kampung sendiri,” kata dia.

Mualem menegaskan akan membentuk tim atau pakar untuk mengukur seluruh HGU karena mereka (pemilik HGU) sudah lama melenggang di tanah Aceh sebagaimana visi-misi Ia bersama Wakil Gubernur Fadhlullah, mensejahterakan masyarakat Aceh.

“Akan mensejahterakan masyarakat, akan memakmurkan masyarakat bukan sebaliknya, ini tugas visi-misi kita bersama bupati dan walikota,” imbuhnya.

Dirinya kembali mengingatkan kepada Sekda agar menindaklanjuti surat kepada semua SPBU agar tidak lagi menggunakan barcode.

“Karena itu salah satu cara untuk mensejahterakan rakyat, bukan untuk menyusahkan rakyat,” ungkapnya.

Ia menceritakan pengalaman sulitnya masyarakat memperolah BBM. Ketika ada salah satu mobil pickup kehabisan BBM, ketika dorong sampai ke SPBU ditanya barcode. Ternyata tidak memiliki barcode.

“Kebetulan saya ada disitu, ini uang 100 silahkan bapak isi solar dexlite,” ungkapnya.

Kemudian saat dirinya hendak makan diluar, bensin mobilnya tinggal sedikit. Pas mau isi BBM, tidak ada barcode. “Jika saya nanti dilantik jadi Gubernur, maka saya akan hapuskan barcode,” tegasnya

Mualem turut mendoakan agar Bupati dan Wakil Bupati dapat menjadi pemimpin yang amanah dalam mengemban tugas selama lima tahun.

“Mari kita sama-sama dengan Bupati Oyon dan Wakil Hamzah untuk fokus pada infrastruktur jalan meski dana otsus tinggal satu persen dan bahkan kemarin juga dipotong,” ajaknya.

Mualem mengingatkan Oyon-Hamzah agar menjaga keharmonisan hubungan dengan legislatif sehingga dapat memperkuat kinerja pemerintah dalam membangun.

Kedua, Pemkab Aceh Singkil diminta untuk selalu menjaga komunikasi dengan Pemprov Aceh. “Kami akan selalu mendukung pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ketiga, libatkan para akademisi dalam setiap rancangan pembangunan sehingga program pembangunan dapat terukur dengan baik.

Keempat, beri ruang bagi pengusaha agar program pembangunan dapat menciptakan nilai tambah dan mempertahankan pertumbuhan.

Kelima, jaga hubungan masyarakat agar setiap program pembangunan mendapat tempat di hati masyarakat.

“Terakhir, doa para ulama agar seluruh program pembangunan mendapat ridho Allah SWT,” pungkasnya.

Share

Tinggalkan Balasan