You are currently viewing LMND Desak Kapolri Tangkap Pelaku Penganiayaan Warga Aceh Singkil di Tapteng
Surya Padli, Ketua LMND Aceh Singkil

LMND Desak Kapolri Tangkap Pelaku Penganiayaan Warga Aceh Singkil di Tapteng

  • Post author:
  • Post category:Daerah
  • Post comments:0 Comments

ACEH SINGKIL– Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Aceh Singkil mendesak Kapolri segera menangkap pelaku dugaan penganiayaan terhadap empat warga Aceh Singkil di Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Keempat korban merupakan warga Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil, yakni Munawir Tumangger merupakan Kepala Desa Lae Balno, Ponisan Berasa selaku sekretatis desa, Sufriadi Tumangger selaku tokoh masyarakat, dan warga, Jento Tumangger.

Ketua LMND Aceh Singkil, Surya Padli dalam keterangannya, Ahad (14/12/2025), menyebut tindakan kekerasan tersebut sebagai pelanggaran hukum dan HAM.

Ia meminta aparat penegak hukum menangani kasus ini secara cepat, tegas, dan transparan.

“Kami mendesak Kapolri agar segera memerintahkan penangkapan pelaku dan memastikan proses hukum berjalan tanpa pandang bulu,” ujar Surya.

Ia juga menuntut pemenuhan hak-hak korban, termasuk perlindungan hukum serta pemulihan fisik dan psikologis.

Menurutnya, negara wajib hadir menjamin rasa aman dan keadilan bagi masyarakat Aceh Singkil.

Kasus ini bermula dari penembakan dan pencurian sapi milik Munawir Tumangger di kawasan perbatasan Aceh Singkil–Tapanuli Tengah pada Mei 2025. Upaya penyelesaian kekeluargaan sempat dilakukan namun gagal.

Pada 8 Desember 2025 malam, keempat korban mendatangi rumah terduga pelaku untuk penyelesaian damai.

Namun pertemuan tersebut berujung pengeroyokan menggunakan senjata tajam dan tumpul hingga para korban tak sadarkan diri.

LMND Aceh Singkil menyatakan akan terus mengawal kasus ini dan mengajak masyarakat serta media mengawasi proses penegakan hukum agar tidak terjadi impunitas.

Share

Tinggalkan Balasan