You are currently viewing TMMD Aceh Singkil Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMA Negeri 1 Suro
Penyuluhan narkoba di SMA Negeri 1 Suro oleh Satgas TMMD l Dok. Kodim Aceh Singkil

TMMD Aceh Singkil Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMA Negeri 1 Suro

ACEH SINGKIL – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Tahun Anggaran 2025 di bawah Komando Kodim 0109/Aceh Singkil tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kesadaran sosial masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik.

Salah satu kegiatan tersebut adalah penyuluhan bahaya narkoba yang digelar di SMA Negeri 1 Suro, Rabu (30/7).

Menggandeng pihak sekolah, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada para siswa terkait bahaya penyalahgunaan narkoba yang kini telah merambah hingga ke wilayah pedesaan.

Penyuluhan diikuti ratusan siswa dari kelas X hingga XII dan berlangsung interaktif. Para narasumber menyampaikan materi tentang jenis-jenis narkoba, dampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga aspek hukum yang mengatur sanksi bagi pelaku penyalahgunaan narkotika.

Dansatgas TMMD Letkol Inf Moh Mulyono, melalui Pasiter Kapten Inf L. Simamora, menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya sebatas infrastruktur, tetapi juga pembangunan mental dan karakter generasi muda.

“Generasi muda harus dilindungi dari ancaman narkoba. Mereka adalah aset bangsa. Melalui TMMD, kami ingin menyentuh langsung aspek moral masyarakat demi memperkuat ketahanan nasional dari tingkat desa,” ujar Simamora.

Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” ini juga menampilkan video edukatif serta sesi tanya jawab. Para siswa tampak antusias mengikuti penyuluhan tersebut.

Zulfa (17), salah satu peserta, mengaku kini lebih memahami dampak narkoba. “Saya jadi tahu bagaimana narkoba bisa menghancurkan masa depan. Kegiatan seperti ini sangat penting, apalagi untuk kami yang masih remaja,” ujarnya.

Melalui kegiatan nonfisik seperti ini, TMMD ke-125 menunjukkan komitmen TNI dalam membangun desa dari dua sisi: fisik dan sosial.

Penyuluhan diharapkan mampu membentengi generasi muda dari bahaya narkoba dan mendorong mereka menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Share

Tinggalkan Balasan