ACEH SINGKIL – Pondok Pesantren Darur Rasyid dipercaya menjadi tuan rumah pada penyeleggaraan apel Hari Santri Nasional (HSN) ke-10.
Penetapan ini berdasarkan hasil keputusan rapat pimpinan dayah bersama Kepala Bidang Dayah di Kantor Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Aceh Singkil pada tanggal 7 September 2024 lalu.
“Tahun ini, Pondok Pesantren Darur Rasyid ditetapkan menjadi tuan rumah, setiap Dayah di Aceh Singkil mengutus 15 santri untuk membersamai kegiatan pada tanggal 22 Oktober nanti,” kata Safrida, Kabid Pendidikan Dayah Dinas Syari’at Islam Aceh Singkil.
Peringatan Hari Santri Nasional berdasarkan Surat Edaran Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Nomor SE. 27 Tahun 2024 Tentang Panduan Pelaksanaan Apel Hari Santri 2024.
Safrida menuturkan bahwa anggaran pelaksanaan kegiatan Hari Santri Nasional belum mendapati keputusan dari Pemkab Aceh Singkil.
“Kami belum mendapatkan kepastian penganggaran yang diperuntukkan dalam kegiatan Hari Santri Nasional ini, semoga ada solusi terbaik,” imbuhnya.
Sementara itu Ketua Forum Komunikasi Pimpinan Dayah FPDK Aceh Singkil, Tgk.Hambalisyah Sinaga menyikapi serius hal tersebut.
Menurutnya agenda Hari Santri Nasional yang akan diselenggarakan merupakan agenda pemerintah.
“Kita berharap agar pemerintah Kabupaten Aceh Singkil ikut andil dalam mensupport kegiatan tersebut,” ujarnya.
Setiap Dayah akan mengirim santri-santrinya dan ikut serta dalam acara, tentunya hal ini kata dia, membutuhkan transportasi, konsumsi dan komponen penunjang kegiatan lainnya.
Hambali mengungkapkan bahwa momentum perayaan Hari Santri selalu saja mendapati kendala setiap tahun di penganggaran.
Sementara itu pihak Pesantren Darur Rasyid, menyatakan bahwa kesiapan acara sudah berjalan sejak awal bulan Oktober.
“Persiapan sudah kita mulai, dari mendata kehadiran dayah, menyiapkan petugas kegiatan dan melatih penampilan kreasi santri serta menyemarakkan dijejaring media sosial,” kata Andika, Direktur Pesantren Darur Rasyid.
Selain itu pihaknya juga sudah memesan penyewaan teratak, panggung, soundsystem dan kebutuhan-kebutuhan acara lainnya.
Mengenai dukungan pemerintah daerah, pihaknya berharap agar mendapat solusi pada pengadaan transportasi dan akomodasi terhadap santri-santri dari perwakilan dayah-dayah yang diutus.