ACEH SINGKIL – Sebanyak 26 desa tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter.
“Kami menurunkan tim reaksi cepat (TRC) ke lokasi banjir untuk memantau dan mendata,” kata Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Singkil, Rosiana Kusuma Wardani, Senin, 14 Oktober 2024 malam.
Menurut dia, banjir yang merendam 26 desa di daerah itu terjadi akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut.
Bencana itu telah menyebabkan debit air aliran Lae (Sungai) Souraya meluap, kemudian menggenangi permukiman penduduk.
Rosi menyebutkan desa yang terdampak banjir di Kecamatan Suro Makmur, yakni Desa Bulusema dan berangsur surut.
Di Kecamatan Simpang Kanan, yakni Desa Ujung Limus, Tanjung Mas, Cibubukan dan Tugan, keadaan berangsur surut.
Di Kecamatan Gunung Meriah yakni Desa Cingkam, Tanah Merah dan Rimo, keadaan berangsur surut.
Di Kecamatan Singkil yakni Desa Rantau Gedang, Teluk Rumbia, Ujung Bawang, Pea Bumbung, Suka Makmur, Kuta Simboling, Siti Ambia, Kilangan, Selok Aceh, Pemuka, Pulo Sarok, Takal Pasir, Pasar, Ujung, Suka Damai dan Teluk Ambun.
“Di Kecamatan Singkil kondisi masih banjir dengan ketinggian air bekisar antara 50 sentimeter sampai dengan satu meter,” ujarnya.
Sementara di Kecamatan Kuta Baharu banjir menggenangi Desa Lentong dan Butar dengan ketinggian air bekisar antara 30 sampai 60 sentimeter.
Banjir turut menyebabkan terputusnya jalan di Desa Cingkam di dua titik. Kendati demikian pengendara tetap dapat melintas menggunakan kayu papan yang dipasang warga.
Selain itu banjir juga menyebabkan terendamnya jalan Singkil-Gunung Meriah di Desa Ujung Bawang.
Siang tadi, kata dia, Penjabat Bupati, Azmi beserta Kalak BPBD, Al Husni dan rombongan meninjau langsung lokasi banjir di beberapa titik.